Pengamat Desak Duplikasi Jembatan Kapuas 2, Tingginya Kemacetan dan Kecelakaan
- 09 Mei 2026 13:51 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Pengamat sosial kemasyarakatan Kalimantan Barat, Ir. Sy. Izhar Alaydrus, menilai pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas 2 sudah menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya kepadatan kendaraan dan tingginya angka kecelakaan di jalur penghubung Pontianak–Kubu Raya.
Menurut Izhar, persoalan kemacetan di kawasan Jembatan Kapuas 2 sebenarnya telah lama menjadi perhatian. Bahkan, rencana penambahan jembatan penghubung antara Kota Pontianak dan wilayah seberangnya sudah dibahas sejak penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah pada tahun 2012.
“Persoalan ini bukan persoalan baru. Bahkan sejak pembahasan pembangunan jangka menengah tahun 2012 sudah dibicarakan perlunya tambahan jembatan penghubung,” ujarnya di Pontianak, Kamis, 7 Mei 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan kajian sebelumnya, idealnya terdapat lima jembatan yang menghubungkan kawasan Pontianak dan sekitarnya. Namun hingga kini baru tersedia Jembatan Kapuas 1, duplikasi jembatan Kapuas 1 dan Jembatan Kapuas 2, ditambah rencana duplikasi yang dinilai belum cukup untuk menampung volume kendaraan yang terus meningkat.
“Kalau melihat kondisi saat ini, duplikasi Jembatan Kapuas 2 memang sangat mendesak untuk dipikirkan,” katanya.
Izhar menambahkan, kawasan tersebut menjadi titik pertemuan kendaraan dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat, baik dari arah timur maupun utara. Hal itu membuat jalur di sekitar Jembatan Kapuas 2 menjadi salah satu titik rawan kecelakaan.
“Bukan hanya kendaraan dari arah timur seperti Sanggau dan Sintang, tetapi juga dari arah utara seperti Sambas dan Singkawang yang bertemu di titik ini. Karena itu kawasan ini sangat rawan,” ucapnya.
Ia juga menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sejak Januari hingga Mei telah terjadi belasan kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa.
“Saya membaca sendiri ada sekitar 18 kecelakaan yang mengakibatkan kehilangan jiwa dari Januari sampai Mei. Karena itu pemerintah harus benar-benar menjadikan persoalan ini sebagai hal yang krusial,” tegasnya.
Selain mendorong percepatan duplikasi Jembatan Kapuas 2, Izhar juga meminta pemerintah kembali melanjutkan rencana pembangunan jembatan baru yang menghubungkan Wajok Hulu dengan Sungai Rengas. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat melalui anggota DPR RI asal Kalimantan Barat sangat diperlukan agar pembangunan infrastruktur tersebut dapat segera terealisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....