Bahaya Terlalu Lama Jongkok

  • 10 Apr 2026 09:07 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Jongkok merupakan posisi tubuh yang sering dilakukan dalam aktivitas sehari-hari, seperti saat bekerja, beristirahat, atau menggunakan fasilitas tertentu. Meskipun terlihat sederhana dan alami, kebiasaan jongkok dalam waktu yang terlalu lama dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan. Banyak orang belum menyadari bahwa posisi ini dapat memberikan tekanan berlebih pada sendi, otot, serta aliran darah di bagian bawah tubuh.

Berikut beberapa dampak yang dapat terjadi :

1. Aliran darah terganggu

Jongkok lama bisa menghambat aliran darah ke kaki. Akibatnya kaki bisa kesemutan, mati rasa, atau terasa lemas saat berdiri.

2. Tekanan pada sendi lutut

Posisi jongkok memberi beban besar pada lutut. Dalam jangka panjang bisa memicu nyeri atau memperparah kondisi seperti osteoarthritis.

3. Pusing saat berdiri (hipotensi ortostatik)

Tiba-tiba berdiri setelah lama jongkok bisa bikin pusing atau bahkan hampir pingsan karena perubahan tekanan darah.

4. Gangguan saraf

Tekanan pada saraf di kaki bisa menyebabkan sensasi terbakar, kesemutan, atau nyeri sementara.

5. Masalah pada pembuluh darah

Dalam kasus jarang, bisa meningkatkan risiko pembekuan darah jika disertai faktor lain (misalnya kurang gerak lama).

Disarankan untuk tidak jongkok terlalu lama, usahkan 10–15 menit. Sesekali ubah posisi atau berdiri. Saat berdiri, lakukan perlahan supaya tidak pusing dan gunakan alas atau posisi yang lebih nyaman jika harus jongkok lama.

Oleh karena itu, penting untuk membatasi durasi jongkok dan sesekali mengubah posisi tubuh agar tetap nyaman dan aman. Menjaga kebiasaan sederhana ini dapat membantu mencegah risiko yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Baca juga: Waspada jika Sulit BAB

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....