Pemprov Kalbar Prioritaskan Jalan Fungsional untuk Jawab Keluhan Masyarakat

  • 09 Apr 2026 09:29 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Pemprov Kalbar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menegaskan perubahan strategi dalam penanganan infrastruktur jalan, menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak di sejumlah wilayah. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Senin, 6 April 2025.

Kepala Dinas PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen, menyatakan bahwa pihaknya membuka akses data infrastruktur kepada publik sebagai bentuk transparansi sekaligus bahan informasi bagi masyarakat. “Data kami buat untuk diinformasikan kepada masyarakat. Masyarakat yang punya kompetensi untuk mempelajari data tersebut, tentu bisa mengaksesnya karena data itu memang kami siapkan untuk informasi,” ujar Iskandar menjawab pertanyaan jurnalis saat konfrensi pers.

Ia menjelaskan, dengan kondisi efisiensi anggaran saat ini, alokasi dana penanganan infrastruktur jalan berada di kisaran Rp199,066 miliar yang difokuskan pada kebutuhan mendesak. “Nah, alokasi anggaran yang ada saat ini dengan kondisi efisiensi ini kurang lebih Rp199,066 miliar. Itu kami coba alokasikan untuk menyelesaikan permasalahan yang sifatnya urgensi, seperti akses pendidikan, pertanian, hingga layanan kesehatan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa strategi pembangunan kini tidak lagi berorientasi pada peningkatan jalan mantap, melainkan beralih pada pemenuhan jalan fungsional sesuai kebutuhan masyarakat. “Strategi kami sudah bergeser. Kalau sebelumnya mengejar jalan mantap, sekarang kami fokus pada jalan fungsional. Artinya, anggaran yang terbatas ini kami arahkan untuk menangani jalan rusak berat agar bisa difungsikan,” ucapnya.

Ia juga memaparkan sebaran alokasi anggaran di sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Bengkayang sebesar Rp12 miliar, Kapuas Hulu Rp8 miliar, Kayong Utara Rp23 miliar, serta Ketapang mencapai Rp56 miliar untuk penanganan ruas jalan prioritas. “Di Ketapang misalnya, ada beberapa ruas jalan yang sifatnya urgent seperti di Sungai Gantang, Tumbang Titi, hingga Pesaguan–Kendawangan, termasuk penanganan jalan dan jembatan yang memang harus segera ditangani,” katanya, mengakhiri.

Pemerintah Provinsi Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) saat ini memprioritaskan perbaikan jalan dan infrastruktur di kabupaten Kayong Utara dikarenakan agenda MTQ Provinsi. Hal ini untuk memudahkan akses para tamu, peserta, masyarakat serta mendukung nilai pariwisata di Kayong Utara.

Baca juga: Wagub Kalbar Soroti Kondisi Jalan Nasional di Tepian Sungai Kapuas Sanggau

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....