LDII Kalbar Nilai Tepat Bupati Mempawah Geser Anggaran Pendopo ke SPAM
- 02 Apr 2026 14:29 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Mempawah – Keputusan Bupati Mempawah mengalihkan anggaran pembangunan pendopo sebesar Rp 15 Miliar ke program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) menuai apresiasi. Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat (Kalbar), Susanto menilai kebijakan tersebut sangat tepat ditengah situasi efisiensi anggaran.
"Sebenarnya anggaran Rp 15 Miliar untuk pembangunan Pendopo Bupati boleh saja dilaksanakan karena sudah memiliki kekuatan hukum yakni Perda. Tapi berani menggeser ke SPAM dinilai sebagai langkah berani dan mencerminkan sense of crisis seorang pemimpin," ujarnya, Rabu, 1 April 2026.
Pendapatnya penggeseran pos proyek simbolik ke sektor vital seperti air bersih adalah keputusan strategis dan tepat sasaran dan ini juga jawaban semakin tingginya kebutuhan air bersih. “Ini bukan sekadar kebijakan teknis, tapi bukti nyata kepekaan pemimpin terhadap kebutuhan rakyat. Air bersih adalah urusan mendesak, karena keberadaan pelabuhan dan smelter alumina mesti didukung air bersih," kata Susanto.
Lebih lanjut dia, penggeseran anggaran itu juga menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan tidak selalu soal fisik yang terlihat, tetapi juga soal keberpihakan pada kebutuhan paling mendasar masyarakat. "Pembangunan tidak hanya didominasi soal fisik, melainkan peningkatan SPAM adalah kewajiban pemerintah, dan pilihan itu sudah sangat tepat," kata dia.
Susanto yang juga mantan anggota DPRD Mempawah ini berharap agar semakin akuntabel dan adaptif terhadap aspirasi masyarakat.
"Tim anggaran eksekutif dan DPRD dalam menyusun kebijakan politik anggaran agar lebih mencermati dan mendengar aspirasi masyarakat. Termasuk dalam pengelolaan agar semakin transparan dan akuntabel," katanya.
Secara organisatoris, LDII menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar. LDII juga mendorong pemerintah daerah agar terus memprioritaskan program kerja yang menyentuh langsung aspek kesejahteraan.
LDII juga menekankan pentingnya transparansi anggaran supaya seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari pembangunan fasilitas publik. Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam memastikan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga Mempawah terpenuhi.
Baca juga: Wabup Mempawah Ajak Generasi Muda Bersiap Jadi Pemimpin Masa Depan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....