Seduhan Nikmat Kopi Liberika
- 31 Mar 2026 17:34 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Sambas – Di tengah maraknya tren minuman kekinian dan kopi instan yang mendominasi pasar, sebuah inovasi dari desa Sendoyan mampu menarik perhatian masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Produk kopi Liberika yang diolah secara tradisional dan alami ini kini dikenal sebagai seduhan nikmat yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga membawa manfaat kesehatan. Kopi Liberika, yang berasal dari varietas kopi asli Indonesia, khususnya dari daerah Kalimantan Barat, memiliki karakter rasa yang unik dan aroma khas.
Berbeda dengan robusta maupun arabika, Liberika dikenal dengan biji yang lebih besar dan kulitnya berwarna hijau keunguan saat matang. Kandungan kafein dalam kopi ini cukup tinggi, namun rasa pahitnya tidak sekuat kopi biasa sehingga cocok untuk mereka yang mencari sensasi berbeda. Dedi A.Khansa, selaku Pendiri dan Pembina Poktan Batu Layar Sejahtera di Desa Sendoyan, menyatakan bahwa pengolahan kopi Liberika dilakukan secara tradisional dengan proses penjemuran alami dan tanpa tambahan bahan kimia.
“Kami ingin memperkenalkan cita rasa asli dari kopi Liberika kepada masyarakat luas. Selain rasanya yang nikmat, kopi ini juga memiliki manfaat kesehatan seperti meningkatkan stamina dan membantu proses pencernaan," ungkapnya, Selasa, 31 Maret 2026.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, produksi kopi di Kalimantan Barat mencapai sekitar 15.000 ton per tahun, dengan sebagian besar berasal dari tanaman Liberika. Potensi ekonomi dari komoditas ini pun cukup besar jika dikelola secara serius dan berkelanjutan.
Selain aspek rasa dan manfaat kesehatan, keberadaan petani lokal seperti di Sendoyan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian desa. Mereka tidak hanya mendapatkan penghasilan dari penjualan biji kopi mentah tetapi juga mengembangkan usaha olahan kopi menjadi berbagai produk seperti bubuk siap seduh dan kemasan praktis lainnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat terhadap konsumsi kopi sehat semakin meningkat. Konsumen kini lebih peduli terhadap kualitas bahan baku serta proses pembuatan yang alami. Hal ini menjadi peluang besar bagi petani dan pengusaha kecil untuk memperluas pemasaran produk mereka ke pasar nasional bahkan internasional.
Dedi menambahkan bahwa pihaknya sedang menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga pelatihan agar para petani mampu meningkatkan kualitas hasil panen dan teknik pengolahan. Ia berharap Kopi Liberika Sendoyan dapat bersaing di tingkat global sekaligus menjaga keaslian cita rasa tradisional Indonesia.
Dengan seduhan nikmat Kopi Liberika ini, masyarakat tidak hanya menikmati sensasi rasa baru tetapi juga turut melestarikan budaya lokal sekaligus memberdayakan ekonomi desa. Sebuah langkah nyata dalam mempromosikan kekayaan alam Indonesia melalui warisan budaya minuman tradisional yang layak diperhitungkan di kancah internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....