Kunjungan Maktab Tuli As-Sami ke Malaysia Perkuat Kolaborasi Internasional
- 29 Mar 2026 15:46 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Sarawak – Maktab Tuli As-Sami melakukan kunjungan ke Sarawak Society For the Deaf di Kuching, Malaysia, Selasa, 24 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Raya sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan membuka peluang kerja sama dalam pengembangan program bagi komunitas tuli.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh General Manager Sarawak Society For the Deaf, Ernest Ting. Dalam pertemuan itu, kedua pihak berdiskusi mengenai kondisi komunitas tuli di Sarawak, termasuk pemenuhan hak disabilitas, jumlah populasi, hingga potensi pertukaran budaya dan bahasa isyarat.
Selain berdiskusi, rombongan juga berkesempatan mempelajari Bahasa Isyarat Malaysia secara langsung. Maktab Tuli As-Sami turut diajak meninjau fasilitas organisasi yang telah memiliki gedung mandiri dengan berbagai unit usaha, seperti layanan cuci mobil serta galeri yang menjual atribut bahasa isyarat, buku, dan karya kreatif komunitas.
Ketua Maktab Tuli As-Sami, M. Fakhrul Maulana, hadir bersama pengawas Yayasan Akar Semesta Setara, Usep Gunawan, serta pendamping lokal Kamarul Arifin Bin Muhammad Ali. Dalam kesempatan tersebut, Fakhrul juga menyampaikan pentingnya edukasi agama bagi komunitas tuli, termasuk pengenalan Al-Qur’an isyarat dan nilai-nilai tauhid.
“Saya sangat senang bisa bertemu dengan mereka yang dapat berbahasa isyarat. Komunikasi berjalan lancar, dan saya berharap kerja sama ini dapat berlanjut,” ujar Ernest Ting.
Sementara itu, Fakhrul mengaku kunjungan ini menjadi pengalaman berharga dalam memperluas wawasan dan jejaring internasional komunitas tuli.
“Ini pengalaman pertama saya bertemu langsung dengan komunitas tuli di negara mereka. Banyak hal yang bisa dipelajari, dan ini menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang bermanfaat bagi komunitas tuli di kedua negara,” katanya.
Melalui kunjungan ini, kedua pihak membuka peluang kerja sama dalam pelatihan, pengembangan program edukasi, serta pembelajaran model kemandirian ekonomi bagi komunitas tuli. Pertemuan lanjutan juga direncanakan untuk membahas program konkret ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....