Angka Cerai Tinggi Peran BP4 Kota Pontianak Bengkel Keluarga Harmoni
- 24 Feb 2026 12:54 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak- Krusial fakta tingginya angka perceraian di Pontianak, maka peran Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kota Pontianak sangat diperlukan, namun bukan untuk menghakimi tetapi untuk memperbaiki, menasihati, membimbing, membina dan menguatkan ketahanan keluarga agar tidak terjadi perpisahan sehingga keluarga menjadi harmonis dan lestari sehingga pembangunan bisa lebih maju dan sejahtera di Kota Pontianak.
Fakta tersebut disampaikan H. Mi'rad selaku Ketua BP4 Provinsi Kalimantan Barat saat mengukuhkan Pengurus Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kota Pontianak Masa Bakti 2026-2031,yang dilaksanakan di Aula PLHUT Pontianak, Selasa, 24 Februari 2026.
"Fakta yang kami peroleh, kasus perceraian cukup tinggi di Kota Pontianak, dimana cerai gugat (diajukan istri) lebih tinggi dari cerai talak (oleh suami). Rata-rata dua tahun terakhir 25% kasus perceraian, dimana ada beberapa faktor perceraian yaitu disebabkan persoalan ekonomi, lemahnya mental mengarungi rumah tangga, dan komunikasi yang tidak sehat, lemahnya pemahaman dalam berumah tangga. Sehingga masalah yang menjadi korban ialah wanita dan anaknya," ujar Mi'rad.
Mi'ras mengungkapkan, data ini bukan bertujuan untuk membuka aib, tetapi untuk dicarikan solusi terbaik secara bersama dan untuk cerminan kebijakan publik, ada banyak cerita anak yang berbuat tidak baik akibat broken home, stabilitas sosial yang terganggu dan problem lainnya. "Maka ke depan kita perlu membuat SOP perkawinan yang lebih baik," ujar Kabid Urais Kemenag Kalbar ini.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Kota Pontianak Ruslan mengapresiasi atas pengukuhan pengurus BP4 Pontianak.
"Apresiasi yang setinggi tingginya kepada pengurus BP4 Pontianak untuk mewujudkan kota yang bersahabat, dengan diawali keluarga yang sakinah mawadah wa rahmah. Tentu ini bukan pekerjaan kecil tapi berat, seperti kapal yang mengarungi lautan, banyak gelombang, bahtera oleng. Maka kami mohon bantuan dari semua pihak terutama Pemerintah Kota Pontianak," kata Buya Ruslan.
| Baca juga: Jumlah Hewan Kurban di Pontianak Meningkat |
Mewakili Walikota Pontianak, Mohammad Yasin, Kabag Kesra Setda Kota Pontianak menyampaikan bahwa Pemkot Pontianak sangat mendukung program dan memfasilitasi apa-apa yang menjadi kebutuhan kemenag dalam melaksanakan tugasnya dalam rangka menuju masyarakat yang maju dan sejahtera. Kita perlu terus bekerjasama, ini juga merupakan komitmen dari Walikota Pontianak beserta wakilnya. Kami mengucapkan selamat atas pengukuhan BP4 Pontianak," ujar sosok yang familiar di Kota Pontianak.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BP4 Yuliansyah sampaikan akan fokus memperkuat keluarga sakinah, dengan terobosan program-program yang baik dan solutif.
"Kami akan fokus menjaga keluarga agar sakinah selalu, mengingat angka perceraian yang cukup tinggi sebagaimana tadi disampaikan oleh Ketua BP4 Kalbar. Ini tugas kami untuk membuat terobosan dalam pelestarian perkawinan di Kota Pontianak yang solutif. Kami akan membentuk BP4 hingga ke kecamatan, membuka layanan konseling bekerjasama dengan APKI dan lembaga lainnya, mengembangkan layanan konseling keluarga yang mudah diakses keluarga, bersinergi lintas sektoral, mitra strategis menekan angka perceraian," ucap Yasin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....