Keutamaan dan Manfaat Salat Malam
- 11 Okt 2025 18:36 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Ustazah Hendon Usman, dalam acara “Mutiara Pagi” di Pro 1 RRI Pontianak menyampaikan tausiyah nya berjudul “Sholat Sunnah Malam (Lail)”. Pada kesempatan tersebut, Hendon menyampaikan mengenai hadist yang diriwayatkan dari At-Thabrani yang menjelaskan bahwa amal yang pertama kali dihisab adalah salat.
“Amal yang pertama kali akan dihisab bagi seorang hamba pada hari kiamat ialah salatnya. Jika salatnya baik, maka dinilai baiklah semua amal yang lainnya. Dan jika salatnya rusak, maka dinilai rusak pula semua amal yang lain,” ujarnya Sabtu (11/10/2025).
Berdasarkan hadist tersebut, salat 5 waktu sangat penting, bahkan menjadi ukuran keberhasilan seseorang hamba di hadapan Allah SWT. “Salat merupakan patokan bagi umat Islam bahwasanya yang menentukan muslim atau tidaknya maka terletak pada mengerjakan salat. Salat sunnah sebagai penambah penyempurnaan atau menutupi kekurangan yang terjadi pada salat wajib yang 5 waktu,” katanya.
Meskipun Allah SWT memerintahkan hambanya mengerjakan salat sunnah yang jumlahnya lebih dari salat wajib. Namun, salat 5 waktu hukumnya wajib, tidak boleh ditinggalkan meskipun jumlahnya hanya lima, yakni Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan isya.
Salat sunnah malam atau salat sunnah lail yaitu salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari. Waktu pelaksanaan salat malam mulai setelah salat Isya sampai menjelang salat Subuh.
“Rasulullah saw bersabda sebagaimana disebutkan dalam hadist dari Abdullah bin Salam yang berkata, Wahai sekalian manusia sebarkan lah salam, berikanlah makanan, sambunglah tali silaturrahmi, dan salat lah di waktu malam di kala orang-orang yang sedang tidur, pasti kamu akan masuk suurga dengan selamat sejahtera. (HR Al-Hakim, Ibnu Madjah, dan At-Tarmidji),” ujarnya.
Terdapat beberapa hadist yang merupakan landasan untuk mengerjakan salat sunnah malam. “Di hadist yang lain, Nabi saw pernah mengatakan: Kerjakanlah salat malam sebab itu adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum mu terdahulu, juga untuk mendekatkan diri kita kepada Allah SWT juga sebagai penebus kejahatan-kejahatan dosa kita dan mencegah dosa serta dapat menghindarkan dari suatu penyakit,” ujarnya.
Hadist tersebut menjelaskan bahwa salat malam terdapat manfaat yakni, melebur dan mencegah dosa yang akan datang, serta menghindarkan seseorang dari penyakit. Banyak sekali manfaat dan keutamaan bagi seseorang yang mengerjakan salat malam.
“Di hadist yang lain juga dikatakan dari Abu Hurairah ra: ia berkata, tatkala Nabi SAW ditanya seseorang apakah salat yang lebih utama selain daripada salat fardhu? Beliau bersabda: Salat pada waktu tengah malam (HR. Muslim),” ucapnya.
Mengenai pelaksanaan salat malam terdapat dua pemahaman, jika seseorang tidak tidur karena mengalami suntuk, maka dapat dilaksanakan salat malam (salat sunnah lail). Ketika seseorang merasa mengantuk, kemudian tertidur setelah bangun tidur maka dapat mengerjakan salat malam (Tahajjud).
“Ketika dalam satu malam suntuk, tidak tidur, maka kerjakanlah salat malam, ketika di malam hari kita merasa ngantuk, setelah bangun tidur, maka kita kerjakanlah salat tahajjud,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....