Gampang Baper Padahal Baru Kenal? Ini Dia Alasannya!

  • 12 Jun 2025 18:01 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Pernahkah kamu merasa "baper" alias terbawa perasaan, padahal baru saja mengenal seseorang? Rasanya seperti tiba-tiba ada percikan api, hati berdesir, dan pikiran dipenuhi bayangan tentang dia.

Fenomena ini cukup umum dan seringkali membuat kita bertanya-tanya, "Kok bisa, ya, secepat ini?" Ada beberapa alasan psikologis dan emosional yang menjelaskan mengapa seseorang bisa begitu mudah baper, bahkan di tahap perkenalan awal.

Salah satu pemicu utama adalah kebutuhan akan koneksi dan kasih sayang. Di tengah kesibukan hidup modern, banyak dari kita yang secara tidak sadar merindukan kedekatan emosional.

Ketika bertemu seseorang yang menunjukkan sedikit saja perhatian, kebaikan, atau ketertarikan, sinyal tersebut bisa langsung mengisi kekosongan ini. Otak kita cenderung mengisi "kekosongan" informasi dengan harapan dan fantasi, menciptakan skenario indah yang sebenarnya belum tentu ada di dunia nyata.

Selain itu, proyeksi idealisasi diri juga memainkan peran besar. Kita seringkali memproyeksikan harapan dan impian kita tentang pasangan ideal pada orang yang baru dikenal.

Sedikit kesamaan hobi, cara bicara yang menarik, atau senyum yang menawan bisa langsung membuat kita "menciptakan" gambaran sempurna tentang mereka, bahkan sebelum kita benar-benar mengenal kepribadiannya secara utuh. Kita jatuh cinta pada potensi yang kita lihat, bukan pada kenyataan orang tersebut saat ini.

Kemudian, ada faktor validasi dan rasa diterima. Saat seseorang yang baru kita kenal menunjukkan ketertarikan atau memuji kita, ini bisa menjadi bentuk validasi yang kuat.

Perasaan bahwa kita menarik, dimengerti, atau dihargai dapat memicu respons emosional yang intens. Bagi sebagian orang, validasi ini sangat berarti, sehingga respons "baper" muncul sebagai reaksi positif terhadap perasaan diterima dan dilihat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....