FireHotspot Versi 2 Diluncurkan, Pemkot Singkawang Perkuat Deteksi Dini Karhutla
- 12 Sep 2026 14:38 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Singkawang – Pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Singkawang kini diperkuat dengan teknologi berbasis data satelit. Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Kominfo meluncurkan FireHotspot Versi 2 untuk membantu mendeteksi titik panas sekaligus mempercepat respons terhadap potensi karhutla.
Sistem terbaru tersebut diluncurkan Wali Kota Singkawang bersama Tim Tanggap Karhutla di Posko Karhutla, Ruang Telematics Control Management (TCM) Room Kantor Wali Kota Singkawang, Rabu (9/9/2026).
FireHotspot Versi 2 dikembangkan Tim Programmer Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Singkawang. Sistem ini dapat diakses melalui portal firehotspot.singkawangkota.go.id.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam memperkuat pencegahan dan penanganan karhutla.
“Kehadiran FireHotspot Versi 2 diharapkan dapat menjadi alat bantu yang efektif bagi seluruh unsur tim tanggap karhutla dalam melakukan pemantauan dan pengambilan keputusan,” ujarnya.
Semntara itu, Kepala Diskominfo Kota Singkawang Chantal Novyanti mengatakan penanganan karhutla membutuhkan data yang akurat, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan bersama oleh seluruh stakeholder.
“FireHotspot ini merupakan referensi data yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder yang menangani karhutla di wilayah Kota Singkawang,” katanya.
Dibandingkan versi sebelumnya, FireHotspot Versi 2 membawa sejumlah pembaruan. Tampilan sistem dibuat lebih interaktif dan responsif, sementara batas wilayah administrasi disempurnakan untuk meningkatkan akurasi informasi titik panas.
Salah satu fitur baru yang menjadi perhatian adalah Dashboard Admin. Fitur ini menyajikan informasi jumlah hotspot, kelurahan dan kecamatan terdampak, tingkat kepercayaan deteksi satelit, sumber satelit, hingga aktivitas hotspot berdasarkan periode waktu tertentu.
Sistem juga dilengkapi fitur counter lokasi terbakar berulang. Fitur tersebut membantu mengidentifikasi lokasi yang berulang kali terdeteksi sebagai titik panas oleh satelit.
Informasi itu dapat menjadi salah satu acuan bagi tim dalam menentukan wilayah prioritas pengawasan dan langkah mitigasi karhutla.
Ia berharap FireHotspot Versi 2 tidak hanya menjadi sistem pemantauan, tetapi juga memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi karhutla.
Dengan data yang dapat diakses bersama, penyampaian informasi diharapkan lebih cepat, sementara respons lapangan dapat dilakukan secara lebih terukur dan tepat sasaran.
Peluncuran tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti, Kabag Ops Polres Singkawang Budi Ristanto, Kepala Pelaksana BPBD Kota Singkawang Nana Priyana, Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan IX Yuyu Wahyudin, perwakilan Kodim 1202/Singkawang, , serta unsur tim penanggulangan karhutla lainnya. (Gun)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....