SDN 17 Pontianak Siap Kembali Terima MBG Mulai 5 Oktober

  • 02 Okt 2026 10:41 WIB
  •  Pontianak
Poin Utama
  • Distribusi MBG tanggal 5 Oktober
  • Distribusi MBG di Sekolah
  • SPPG

RRI.CO.ID, Pontianak - SD Negeri 17 Pontianak, Kalimantan Barat siap kembali menerima distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai Senin, 5 Oktober 2026, setelah sebelumnya melakukan penyesuaian selama masa transisi pembelajaran tatap muka. Kepala SD Negeri 17 Pontianak, Yusi Irasandi, mengatakan pihak sekolah untuk sementara belum menerima distribusi MBG karena masih memastikan kesiapan siswa, kondisi cuaca, ketersediaan air bersih, serta sarana pendukung di sekolah.

“Dalam satu minggu ini kami kondisikan dulu anak-anak untuk hadir ke sekolah dan belajar seperti biasa. Kalau cuaca sudah bagus, air bersih sudah banyak dan memenuhi, insyaallah tanggal 5 Oktober kami siap menerima MBG,” ujar Yusi, di ruang kerjanya, Kamis, 1 Oktober 2026.

Selama masa penyesuaian tersebut, siswa diminta membawa makanan dan minuman sendiri dari rumah. Kebijakan ini diambil sekolah untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekolah.

Koordinator MBG SD Negeri 17 Pontianak, Salahudin, mengatakan penundaan distribusi dilakukan untuk memastikan keamanan dan kesiapan sekolah. Menurutnya, selama sekitar satu bulan sekolah belum menangani distribusi MBG sehingga sejumlah sarana dan prasarana masih perlu dipersiapkan.

“Ini hanya untuk keamanan dan kesiapan sekolah. Selama satu bulan kita tidak menangani MBG dan sarana-prasarana itu masih berantakan. Ke depannya kita mulai tanggal 5, dengan mempersiapkan sarana-prasarana dan informasi yang perlu dilakukan sekolah maupun guru,” ungkapnya.

Sementara itu, Akuntan SPPG Sungai Bangkong 11, Erisa Pertiwi, menyebut masih terdapat sekolah yang belum menerima distribusi MBG karena mempertimbangkan kondisi air.

“Yang pertama mereka mempermasalahkan air. Otomatis air, menyediakan air bersih, masak, itu sudah semua. Jadi semua air pendukungnya kami siapkan,” ujarnya.

SPPG Sungai Bangkong 11 sendiri menangani distribusi MBG untuk sejumlah sekolah dasar serta layanan posyandu. Dalam proses penyediaan makanan, pihak SPPG memastikan kebersihan dan kualitas makanan tetap terjaga, mulai dari penggunaan alat pelindung diri hingga pemeriksaan bahan dari pemasok. Bahan yang dinilai tidak memenuhi kualitas tidak akan diterima.

Baca juga: Sekolah Kembali Tatap Muka, SMPN 9 Pontianak Belum Maksimalkan Jam Belajar

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....