ALISA Khadijah Kembangkan Kebun Pangan Berbasis Komunitas
- 21 Jul 2026 15:48 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Kebun Pangan Lokal ALISA Khadijah hadir membantu keluarga memenuhi kebutuhan pangan sehat sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi berbasis pekarangan.
Kebun Pangan Lokal yang diluncurkan Asosiasi Muslimah Pengusaha se-Indonesia (ALISA) "Khadijah" ICMI Organisasi Wilayah Kalimantan Barat menjadi langkah nyata mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi. Program ini sekaligus mendukung percepatan penganekaragaman pangan berbasis potensi sumber daya lokal di Kalimantan Barat.
Peluncuran berlangsung di Kebun ALISA Khadijah, Jalan Parit H. Husin II Gang Anggrek No. 9 Pontianak, Minggu, 19 Juli 2026 dihadiri unsur pemerintah daerah, lembaga negara, organisasi perempuan, organisasi kemasyarakatan, dan insan media. Kebun tersebut diproyeksikan menjadi pusat edukasi sekaligus percontohan bagi masyarakat.
Ketua ALISA Khadijah ICMI Kalimantan Barat, Aida Mokhtar, mengatakan kebun pangan tidak hanya menyediakan bahan pangan segar, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, agar mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga dari pekarangan sendiri.
"Kebun Pangan Lokal ini bukan sekadar tempat menanam, tetapi menjadi sarana edukasi, pemberdayaan perempuan, sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan potensi pangan lokal," ujarnya di Pontianak, Selasa, 21 Juli 2026.

Selain menghasilkan sayuran, tanaman obat keluarga (TOGA), dan berbagai komoditas pangan lokal, kebun ini juga diharapkan mampu menekan pengeluaran rumah tangga, meningkatkan kualitas gizi keluarga, serta membuka peluang usaha dari hasil panen pekarangan.
Ketua BKOW Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Erlinawati Nasir menilai gerakan seperti ini penting diperluas melalui organisasi perempuan. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membiasakan keluarga mengonsumsi pangan lokal yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).
Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat, M. Darusalam menambahkan keberhasilan gerakan pangan lokal membutuhkan kolaborasi semua pihak. Edukasi yang terbuka dan berkelanjutan dinilai mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun ketahanan pangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Manto menyebut pemanfaatan pekarangan merupakan strategi efektif meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga sekaligus mengurangi ketergantungan pada komoditas tertentu. Karena itu, pemerintah mengapresiasi inisiatif ALISA Khadijah dan BKOW dalam membangun kebun pangan berbasis komunitas.
Peluncuran program ditandai dengan pemotongan tumpeng pangan lokal serta penyerahan bibit tanaman kepada perwakilan organisasi perempuan. Bibit tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak pekarangan pangan keluarga di berbagai wilayah Kalimantan Barat.
Usai peluncuran, para tamu meninjau area kebun yang telah ditanami berbagai jenis sayuran, tanaman obat keluarga, dan tanaman produktif lainnya. Kebun ini diharapkan menjadi laboratorium lapangan yang menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan sempit menjadi sumber pangan sehat, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....