Shalat Lima Waktu Menjadi Tiang Kokoh Kehidupan Muslim
- 14 Jul 2026 13:14 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Menjaga shalat lima waktu menjadi salah satu kewajiban utama bagi setiap Muslim sekaligus amalan yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT. Selain menjadi tiang agama, shalat yang dikerjakan dengan ikhlas diyakini dapat menghapus dosa-dosa kecil dan memperkuat keimanan seseorang.
Penceramah Ustadzah Hj. Hendon Usman menjelaskan bahwa shalat merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang menjadi fondasi kehidupan seorang Muslim. Karena itu, setiap Muslim hendaknya menjaga pelaksanaannya secara konsisten dan tepat waktu.
"Islam dibangun atas lima perkara. Salah satunya adalah mendirikan shalat. Apabila shalat ditegakkan bersama rukun Islam lainnya, maka kokohlah agama seseorang sebagaimana bangunan yang berdiri dengan penyangga yang kuat," ujar Ustadzah Hendon, dalam acara Mutiara Pagi, Sabtu, 11 Juli 2026.
Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menggambarkan seorang Muslim yang menunaikan shalat dengan ikhlas karena Allah SWT akan diampuni dosa-dosa kecilnya.
"Sesungguhnya seorang Muslim yang menunaikan shalat semata-mata karena Allah, maka dosa-dosanya akan berguguran sebagaimana daun-daun yang gugur dari rantingnya," kata Hendon mengutip hadis riwayat Ahmad.
Menurutnya, para ulama menjelaskan bahwa keutamaan tersebut berlaku untuk dosa-dosa kecil. Sementara dosa besar seperti syirik atau kemurtadan tetap memerlukan tobat yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT.
"Shalat menghapus dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar harus disertai dengan tobat yang benar, istigfar, dan tekad untuk tidak mengulanginya lagi," ujarnya.
Ustadzah Hendon juga mengingatkan pentingnya menyempurnakan wudu sebelum melaksanakan shalat. Ia menyebut Rasulullah SAW kembali mengibaratkan gugurnya dosa seorang Muslim yang berwudu dengan sempurna lalu menunaikan shalat lima waktu seperti daun-daun yang berguguran dari pohon.
Selain menjadi sarana pengampunan dosa, shalat juga membentuk kedisiplinan dan memperkuat karakter seorang Muslim dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
"Manusia tidak pernah lepas dari kesalahan setiap hari. Ketika shalat dilaksanakan dengan ikhlas dan tepat waktu, Allah memberikan pahala sekaligus menghapus kesalahan-kesalahan kecil yang dilakukan hamba-Nya," tuturnya.
Menanggapi pertanyaan masyarakat mengenai perbedaan orang yang menjaga shalat dan yang sering menunda atau meninggalkannya, Ustadzah Hendon menegaskan bahwa perbedaannya sangat jelas, baik dari sisi pahala maupun kualitas keimanan.
"Orang yang menjaga shalat akan memperoleh keutamaan dan pahala yang besar. Sebaliknya, orang yang sengaja meninggalkan shalat telah melakukan dosa dan kehilangan banyak keutamaan yang Allah sediakan," katanya.
Ia menambahkan bahwa shalat merupakan pembeda antara identitas seorang Muslim dengan orang yang tidak beriman sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW.
"Marilah kita menjaga shalat dalam keadaan apa pun. Ketika tidak mampu berdiri, Islam tetap memberikan keringanan untuk shalat sambil duduk atau berbaring. Ini menunjukkan betapa pentingnya shalat dalam kehidupan seorang Muslim," pungkasnya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....