Tani Merdeka Kalbar Apresiasi Menko Pangan Pastikan Harga Gabah hingga Pupuk Aman
- 05 Jun 2026 20:16 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Kubu Raya – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kalimantan Barat menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai program pemerintah di sektor pangan dan pertanian, termasuk upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Komitmen tersebut disampaikan dalam agenda Rembuk Tani 2026 yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, bersama perwakilan petani dan organisasi pertanian di kawasan persawahan Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat, 5 Juni 2026.
Sekretaris Jenderal DPW Tani Merdeka Indonesia Kalbar, Muhammad Pramulya, mengatakan organisasinya memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pemerintah terkait ketahanan pangan.
"Sebagai organisasi, kami mempunyai peran untuk mendukung program Kemenko Pangan terkait ketahanan pangan. Salah satunya melalui pemberdayaan petani, mendukung peningkatan produksi pertanian, serta melakukan koordinasi lintas sektoral di Provinsi Kalimantan Barat," ujar Pramulya.
Menurut dia, Tani Merdeka Kalbar siap mendukung berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah, baik melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan maupun kementerian terkait lainnya. "Kami selalu mendukung program apa pun yang dilaksanakan oleh Kemenko Pangan, kementerian terkait, bahkan Presiden Republik Indonesia," katanya.
Selain itu, Pramulya menegaskan pihaknya turut membantu mengawal distribusi pupuk agar dapat diterima petani secara tepat sasaran. "Kalau terkait pupuk, kami selalu membantu distribusinya. Intinya, distribusi pupuk aman dan bisa sampai ke tingkat petani," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalbar, M. Saufi, menyambut baik kunjungan Menko Pangan ke Kalimantan Barat. Ia menilai kehadiran pemerintah pusat secara langsung di tengah para petani menjadi bentuk perhatian terhadap sektor pertanian di daerah.
Saufi berharap kunjungan tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mewujudkan ketahanan pangan nasional.
"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kedatangan Bapak Menko Pangan ke Kalimantan Barat. Kehadiran beliau memberikan semangat dan keyakinan kepada para petani bahwa pemerintah hadir untuk mendengar dan memperjuangkan kebutuhan mereka," kata Saufi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Menko Pangan yang telah memastikan ketersediaan pupuk bagi petani serta menjaga harga gabah sesuai ketentuan pemerintah. "Kami berterima kasih kepada Bapak Menko Pangan yang telah memastikan stok dan distribusi pupuk aman. Selain itu, beliau juga memastikan harga gabah petani tetap sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp7.000 per kilogram. Ini tentu memberikan kepastian dan rasa tenang bagi para petani," ujarnya.
Menurut Saufi, kepastian harga gabah dan ketersediaan pupuk merupakan dua faktor penting yang sangat menentukan kesejahteraan petani serta keberhasilan program swasembada pangan yang tengah didorong pemerintah.
Agenda Rembuk Tani 2026 di Kalimantan Barat menjadi forum dialog antara pemerintah, organisasi petani, dan pelaku sektor pertanian untuk membahas berbagai persoalan serta strategi peningkatan produksi pertanian guna mendukung target swasembada pangan nasional.
Baca juga: Zulhas Pastikan Pupuk Subsidi Aman, Petani Diminta Tingkatkan Produksi Pangan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....