Pemkot Pontianak Coba Pertanian Kedelai, Sudah Tinggal Panen
- 01 Jun 2026 16:09 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DPPP) tengah melakukan terobosan baru dengan melakukan uji coba budidaya tanaman kedelai. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mencari komoditas alternatif yang potensial bagi masyarakat perkotaan.
Kepala DPPP Kota Pontianak, Irwan Prayitno, mengungkapkan bahwa proyek uji coba ini ditanam berdampingan dengan lahan jagung yang sudah ada terlebih dahulu. Jika uji coba ini menunjukkan hasil yang memuaskan, pemerintah akan segera menyebarluaskan program ini kepada para petani lokal.
"Saat ini kami mencoba untuk mengembangkan tanaman kedelai. Di samping lahan jagung itu ada tanaman kedelai yang coba kita tanam dulu. Nanti kalau berhasil, akan kita coba sosialisasikan kepada para petani," ujar Irwan, Senin, 1 Juni 2026.

Gunakan Dua Metode: Solusi Lahan Sempit Perkotaan
Untuk memaksimalkan potensi keberhasilan di area perkotaan yang minim lahan, DPPP Kota Pontianak menerapkan dua metode penanaman sekaligus. Pertama, Metode Lahan Terbuka yaitu ditanam langsung di atas tanah. Kedua, Metode Polybag yangbdifokuskan sebagai solusi pertanian urban (urban farming).
Irwan menaruh harapan besar pada metode polybag. Pasalnya, metode ini dinilai sangat cocok untuk karakteristik masyarakat Kota Pontianak yang mayoritas tidak memiliki lahan pertanian yang luas.
"Masyarakat nanti tak perlu punya lahan luas, cukup nanti kita tanam di polybag saja di pekarangan rumah yang produktif. Ini pertama kali kita lakukan," katanya.

Datangkan Benih Unggul dari Malang
Sejauh ini, perkembangan tanaman kedelai tersebut menunjukkan sinyal positif. Dari fase awal penanaman hingga saat ini, vegetasi tanaman tumbuh dengan subur dan dinilai cocok dengan karakteristik iklim serta tanah di Pontianak.
Meski demikian, pihak dinas masih harus menunggu hingga masa panen tiba untuk mengukur tingkat produktivitasnya secara akurat. Demi menjamin hasil yang optimal, Pemkot Pontianak sengaja mendatangkan benih berkualitas tinggi langsung dari Pulau Jawa.
"Kami kemarin memang sengaja mengambil benih itu dari Malang, mendatangkan langsung dari Jawa benih yang memang berkualitas," ucap Irwan.
Rencana Garap Kedelai Impor hingga Edamame
Uji coba ini barulah langkah awal dari peta jalan (roadmap) pertanian kedelai di Pontianak. Irwan membocorkan bahwa ke depannya, DPPP Kota Pontianak juga berencana mengeksplorasi benih kedelai impor untuk melihat komparasi hasilnya.
Tak hanya itu, sesuai dengan arahan dan saran dari Wali Kota Pontianak, pihak dinas dalam waktu dekat juga akan menjajal budidaya kedelai jenis edamame yang memiliki nilai ekonomis tinggi di pasaran.
"Ada juga tadi disampaikan oleh Bapak Wali Kota, kami akan coba juga nanti khusus edamame, kedelai yang besar itu. Itu nanti akan coba kita kembangkan," katanya penuh optimis.
Baca juga: Pemkot Pontianak Bangkitkan Kembali Pertanian Lidah Buaya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....