Allah Mencela Sikap Lemah yang Lahir dari Putus Asa
- 03 Mei 2026 12:44 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Sesungguhnya Islam tidak mengajarkan kelemahan yang membuat manusia menyerah pada keadaan tanpa usaha. Allah mencela sikap lemah yang lahir dari putus asa, bukan kelemahan fisik yang tak terhindarkan.
Seorang mukmin dituntut memiliki kekuatan hati, tekad, dan keyakinan dalam menghadapi ujian kehidupan. Kelemahan yang dicela adalah ketika seseorang berhenti berjuang dan menggantungkan nasib tanpa ikhtiar.
Dalam setiap kesulitan, Allah membuka jalan bagi hamba-Nya yang mau bangkit dan berusaha. Sikap pasrah yang benar bukan diam, melainkan bergerak sambil bertawakal penuh kepada-Nya.
Ucapan “Hasbiyallah wa ni’mal wakil” menjadi penguat jiwa dalam menghadapi tekanan hidup. Kalimat ini bukan sekadar doa, tetapi pernyataan keyakinan bahwa Allah adalah sebaik-baik penolong.
Ketika seseorang mengucapkannya dengan hati yang yakin, ia sedang menyerahkan hasil kepada Allah setelah berusaha. Di situlah kekuatan lahir, karena ia tidak lagi bergantung pada makhluk, melainkan kepada Sang Pencipta.
Bangkitlah dari rasa lemah, hilangkan keraguan, dan tegakkan langkah dengan penuh keberanian. Setiap ujian adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa iman mampu mengalahkan rasa putus asa.
Jadikan “Hasbiyallah wa ni’mal wakil” sebagai nafas perjuangan dalam setiap keadaan. Dengan itu, hati menjadi kuat, langkah menjadi mantap, dan hidup penuh harapan menuju ridha Allah. Wallahu'alam Bishawab.
Baca juga: Menolong saat Diri Sendiri Susah adalah Bukti Iman
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....