Kalbar, Potret Nyata Kerukunan Umat Beragama

  • 30 Apr 2026 19:16 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Program “Ngander” Pro 4 RRI Pontianak yang disiarkan langsung, Kamis, 30 April 2026, mengangkat topik Kalbar sebagai miniatur Indonesia dalam segmen moderasi beragama. Dialog ini menghadirkan Penyuluh Agama Buddha, Sujono, S.Ag., dari Bimas Buddha Kementerian Agama Kota Pontianak.

Dalam siaran tersebut, Sujono menyampaikan bahwa Kalimantan Barat memiliki keragaman suku, budaya, dan agama yang mencerminkan kondisi Indonesia secara luas. Keberagaman ini terlihat dalam kehidupan masyarakat sehari-hari yang hidup berdampingan.

Ia menjelaskan, perbedaan yang ada di Kalbar bukan menjadi penghalang, melainkan bagian dari kekuatan sosial yang perlu dijaga bersama. Nilai toleransi dan saling menghormati menjadi dasar dalam membangun hubungan antarumat beragama.

Menurutnya, moderasi beragama berperan penting dalam menjaga keseimbangan di tengah keberagaman. Pendekatan ini mendorong masyarakat untuk tidak berlebihan dalam bersikap, serta tetap menghargai keyakinan orang lain.

“Kalbar ini bisa menjadi contoh bagaimana keberagaman dirawat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sujono.

Ia juga melihat pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kerukunan. Selain peran tokoh agama dan pemerintah, keluarga dan lingkungan sekitar memiliki kontribusi dalam menanamkan nilai toleransi.

Selain itu, edukasi mengenai moderasi beragama dinilai perlu terus diperkuat, terutama kepada generasi muda. Hal ini agar pemahaman tentang keberagaman dapat ditanamkan sejak dini.

Sujono menambahkan, komunikasi yang baik antarumat beragama juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang beragam.

Program “Ngander” Pro 4 RRI Pontianak menghadirkan ruang dialog untuk membahas isu-isu kebudayaan dan sosial, termasuk moderasi beragama yang menjadi perhatian di Kalimantan Barat.

Baca juga: Revitalisasi Bahasa Daerah, Upaya Jaga Identitas Kalbar

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....