Jumat Agung dan Paskah: Momentum Spiritualitas dan Persatuan di Kalimantan Barat
- 03 Apr 2026 08:50 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk di Kalimantan Barat, memperingati Hari Jumat Agung dan merayakan Hari Raya Paskah sebagai momen suci yang sarat makna spiritual pada Jumat, 3 April 2026. Peringatan ini menjadi momen refleksi atas pengorbanan Yesus Kristus sekaligus perayaan atas kebangkitan-Nya yang membawa harapan baru bagi kehidupan umat manusia.
Di berbagai gereja di Kota Pontianak, ibadah Jumat Agung berlangsung khidmat dengan diikuti jemaat secara tertib. Sementara itu, perayaan Paskah yang jatuh beberapa hari setelahnya dipersiapkan sebagai simbol kemenangan iman dan kebangkitan, yang diyakini membawa semangat baru dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Korwilnus IX Kalimantan Barat sekaligus Kepala LPP RRI Pontianak, Peri Widodo, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Kristiani yang memperingati hari besar keagamaan tersebut. Ia menegaskan bahwa makna Jumat Agung dan Paskah tidak hanya bersifat religius, tetapi juga mengandung nilai universal yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Selamat Hari Jum'at Agung dan selamat Hari Raya Paskah bagi seluruh umat Kristiani yang merayakannya. Jum'at Agung mengajarkan kita tentang kasih dan pengorbanan yang tulus. Sementara Paskah membawa pesan kebangkitan harapan baru dan kemenangan atas setiap tantangan kehidupan,” ujar Peri Widodo, Jumat, 3 April 2026.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai sarana memperkuat persatuan di tengah keberagaman yang ada di Kalimantan Barat. Menurutnya, nilai toleransi dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan sosial.
“Mari kita jadikan momen suci ini untuk memperkuat semangat persaudaraan, menjaga toleransi, dan terus menebarkan kebaikan di tengah keberagaman Kalimantan Barat. Semoga damai dan sukacita Paskah senantiasa menyertai kita semua,” tambahnya.
Peringatan Jumat Agung dan perayaan Paskah tahun ini juga berlangsung dalam suasana yang relatif kondusif, dengan dukungan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan dan masyarakat lintas agama yang turut menjaga kerukunan.
Dengan semangat pengorbanan, kebangkitan, dan harapan baru yang diusung dalam peringatan ini, umat Kristiani diharapkan dapat terus berkontribusi dalam membangun kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....