Pemulihan Luka Batin Kunci Damai Sejahtera
- 22 Feb 2026 06:52 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Isu pemulihan luka batin menjadi sorotan utama dalam renungan Hikmah Pagi Agama Kristen, Di RRI Pro4 Pontianak, Minggu 22 Februari 2026, yang disampaikan oleh Pendeta Ali Matius dengan merujuk pada kitab Yesaya 61:1–11. Renungan ini mengajak jemaat memahami bahwa luka batin yang tidak terlihat justru memiliki dampak besar terhadap kehidupan rohani, emosional, dan relasi sosial seseorang.
Dalam penyampaiannya, Pendeta Ali Matius menegaskan bahwa luka batin bukan sekadar persoalan perasaan, melainkan menyentuh kedalaman jiwa manusia. Ia menjelaskan bahwa hati merupakan pusat kehidupan rohani, sehingga ketika hati terluka, hubungan dengan Tuhan dan sesama pun ikut terganggu.
“Luka batin adalah cedera emosi yang tidak tampak, tetapi sangat mempengaruhi cara seseorang berpikir, merespons situasi, bahkan memandang Tuhan,” ujar Pendeta Ali Matius dalam renungannya.
Ia juga menekankan bahwa banyak luka batin berasal dari pengalaman masa lalu seperti penolakan, pengkhianatan, kegagalan, atau pola asuh keluarga yang tidak sehat. Jika tidak dipulihkan, luka tersebut dapat diwariskan lintas generasi dan membentuk pola relasi yang keliru.
Menurutnya, pemulihan luka batin dalam iman Kristen tidak bisa instan. Dibutuhkan proses yang melibatkan doa, firman Tuhan, komunitas iman, serta keberanian untuk membuka diri di hadapan Tuhan. Firman Tuhan disebut sebagai “obat bagi seluruh tubuh” yang mampu memperbarui pikiran dan menyembuhkan hati yang remuk.
“Yesus diutus untuk membalut orang-orang yang patah hati. Pemulihan bukan hanya soal melupakan masa lalu, tetapi memprosesnya bersama Tuhan hingga identitas kita diperbarui,” katanya.
Renungan ini ditutup dengan ajakan kepada para pendengar untuk tidak memendam luka sendirian, melainkan membawa setiap kepahitan, kekecewaan, dan rasa sakit kepada Tuhan. Melalui anugerah dan kasih Kristus, setiap orang diyakini dapat mengalami pemulihan sejati dan hidup dengan damai sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....