Overweight, Tantangan Kesehatan Global yang Kian Meningkat
- 24 Des 2024 14:40 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor: Menurut data terbaru dari World Health Organization (WHO) tahun 2022, sebanyak 43% orang dewasa di dunia, atau hampir setengah populasi, dikategorikan mengalami overweight atau kelebihan berat badan. Seseorang disebut overweight jika memiliki indeks massa tubuh (IMT) ≥ 25 kg/m². Fenomena ini kini menjadi perhatian serius, terutama di kawasan Asia Tenggara.
Asia Tenggara: Tren Overweight yang Mengkhawatirkan
Di Asia Tenggara, prevalensi overweight berada pada angka 31%. Brunei mencatat angka tertinggi di kawasan ini dengan prevalensi mencapai 69,6%. Di Indonesia, angka overweight juga cukup tinggi, yakni sebesar 38,1%, melebihi rata-rata kawasan.
Penyebab Meningkatnya Overweight
Perubahan gaya hidup menjadi salah satu pemicu utama kenaikan angka overweight di seluruh dunia. Pola makan tinggi kalori, konsumsi makanan cepat saji, serta minimnya aktivitas fisik menjadi faktor signifikan. Tren ini tidak hanya berdampak pada penampilan fisik tetapi juga meningkatkan risiko kondisi kesehatan kronis, seperti obesitas (IMT ≥ 30 kg/m²), yang dapat memicu penyakit seperti diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular.
Upaya Mengatasi Overweight
Untuk menekan prevalensi overweight, diperlukan pendekatan holistik. Edukasi masyarakat mengenai pola makan sehat, mendorong aktivitas fisik secara rutin, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga berat badan ideal menjadi langkah penting. Pemerintah dan institusi kesehatan juga diharapkan dapat menginisiasi program kesehatan yang berfokus pada pencegahan overweight dan obesitas.
Fenomena overweight ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara asupan kalori dan aktivitas fisik. Dengan langkah bersama, tantangan ini dapat diatasi untuk mewujudkan generasi yang lebih sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....