Jaringan Purna Pekerja Migran Indonesia Dukung Khofifah-Emil

  • 04 Okt 2024 20:05 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Dukungan dari berbagai elemen kelompok masyarakat terus mengalir kepada paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak, pada Pilgub Jatim 2024.

Kali ini datang dari Jaringan Purna Pekerja Migran Indonesia (JP - PMI), yang mendeklarasikan diri mendukung Khofifah dan Emil, untuk melanjutkan kepemimpinan di Jawa Timur di periode kedua.

Emil Elestianto Dardak, yang hadir secara langsung pada deklarasi ini mengaku senang dengan dukungan ini. Ia mengaku, Jatim memiliki Perda tentang perlindungan PMI, saat kepemimpinan Khofifah dan Emil.

"Perda No 2 tahun 2022 ini memang mendorong perlindungan yang lebih komprehensif dan pengawasan, serta penerapan sanksi yang lebih tegas lagi terhadap pelanggaran-pelanggaran dalam rekrutmen pekerja migran," ujarnya, Jumat (4/10/2024).

Selain itu, pihaknya juga akan mendorong Dinas Tenaga Kerja untuk membangun LTSA atau Layanan Terpadu Satu Atap, supaya orang tidak dioper-oper saat mengurus keberangkatan.

"Mengurangi salah satu alasan misalnya orang menjadi pekerja PMI ilegal. Kan katanya ruwet ngurusnya, itu kita lakukan LTSA di kantong-kantong di mana banyak daerah yang mengirimkan tenaga kerja atau PMI," ucapnya.

Emil juga mengatakan, Pemprov juga akan menggulirkan dana permodalan, bagi PMI yang tidak ingin kembali ke negara lain, untuk mengembangkan usaha di daerah asal.

"Karena mereka ini sebenarnya punya potensi, mereka punya modal, tapi mungkin modal itu perlu ditambah. Katakanlah dengan modal dari perbankan atau mereka sudah punya aset misalnya kalau aset itu dingin diberdayakan," imbuhnya.

Sementara itu, Bobby Wijono Ketua JP - PMI mengungkapkan, Perda PMI memang harus berisi perlindungan, baik perlindungan sebelum berangkat, saat di lokasi pekerjaan, hingga keluarga PMI.

"Melindungi itu dari berbagai aspek bahkan sebelum berangkat harus dilindungi, skillnya, sehingga saat berangkat mereka sudah siap," ujarnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....