Benteng Kokoh Spanyol Jadi Kunci Gelar Juara Dunia
- 21 Jul 2026 10:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang Piala Dunia 2026 dan menciptakan rekor baru tim juara
- Unai Simon mencatat tujuh clean sheet serta rekor 650 menit tanpa kebobolan
- Soliditas pertahanan menjadi fondasi utama Spanyol meraih gelar juara dunia keempat
RRI.CO.ID, Jakarta – Timnas Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026 dengan fondasi pertahanan yang tampil sangat solid sepanjang turnamen. La Furia Roja hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan hingga memastikan trofi dunia keempat mereka.
Catatan tersebut menjadi rekor baru dalam sejarah Piala Dunia bagi tim yang berhasil menjadi juara. Sebelumnya, rekor serupa dicatatkan Prancis pada 1998, Italia pada 2006, dan Spanyol pada 2010 dengan catatan dua gol.
Salah satu sosok utama di balik kokohnya pertahanan Spanyol adalah kiper Unai Simon. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu mencatatkan tujuh clean sheet dalam delapan pertandingan sepanjang Piala Dunia 2026.
Jumlah tersebut menjadi rekor terbanyak clean sheet seorang kiper dalam satu edisi Piala Dunia. Simon mengungguli catatan lima clean sheet yang sebelumnya dimiliki sejumlah penjaga gawang legendaris dunia.
Selain itu, Simon juga mencatatkan rekor tidak kebobolan selama 650 menit pada pertandingan Piala Dunia. Rekor tersebut sebelumnya dipegang kiper Italia Walter Zenga dengan catatan 517 menit.

Ketangguhan pertahanan Spanyol tidak hanya bergantung kepada Simon, tetapi juga konsistensi para pemain belakang. Marc Cucurella dan Pau Cubarsi menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak di antara pemain lapangan Spanyol, yaitu masing-masing 750 menit.
Cubarsi yang masih berusia 19 tahun mampu menunjukkan ketenangan luar biasa di lini belakang sepanjang turnamen. Sementara Cucurella memberikan keseimbangan melalui kemampuan bertahan dan kontribusinya dalam membantu serangan.
Kekuatan pertahanan Spanyol juga didukung oleh peran Rodri sebagai penghubung antara lini belakang dan lini tengah. Kehadirannya membuat lawan kesulitan membangun serangan sekaligus membantu Spanyol mengendalikan jalannya pertandingan.
Solidnya pertahanan menjadi salah satu alasan Spanyol mampu meraih tujuh kemenangan beruntun menuju gelar juara dunia. La Furia Roja tidak hanya produktif mencetak gol, tetapi juga mampu membatasi peluang lawan sepanjang turnamen.
Keberhasilan Spanyol membangun benteng pertahanan terbaik dalam sejarah Piala Dunia menjadi bukti keseimbangan permainan mereka. Kombinasi Unai Simon, para pemain belakang, dan sistem permainan membuat La Roja tampil sebagai juara yang sulit ditaklukkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....