LALIGA Jadi Liga Pertama dalam 20 Tahun yang Dominasi Final Piala Dunia

  • 18 Jul 2026 13:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • LALIGA menjadi liga pertama dalam 20 tahun yang kembali mendominasi partai final Piala Dunia melalui 24 pemain pada skuad Spanyol dan Argentina
  • Dominasi tersebut tidak hanya terlihat dari jumlah pemain, tetapi juga kontribusi starter, pencetak gol, hingga peraih penghargaan individu sepanjang fase gugur Piala Dunia 2026
  • Pencapaian itu semakin memperkuat posisi LALIGA sebagai salah satu kompetisi sepak bola paling berpengaruh dalam melahirkan pemain berkualitas dunia

RRI.CO.ID, Jakarta – Dominasi LALIGA pada final Piala Dunia 2026 bukan sekadar soal banyaknya pemain yang tampil bersama Spanyol dan Argentina. Kehadiran 24 pemain dari klub-klub LALIGA juga mengakhiri penantian dua dekade sejak terakhir kali satu kompetisi domestik mendominasi partai puncak Piala Dunia.

Catatan serupa terakhir terjadi pada final Piala Dunia 2006 ketika Serie A menjadi liga dengan jumlah pemain terbanyak pada laga Italia melawan Prancis. Sejak saat itu, tidak ada lagi satu kompetisi yang mampu menunjukkan dominasi serupa hingga Piala Dunia 2026.

LALIGA kini kembali menempatkan kompetisi sepak bola Spanyol sebagai pusat perhatian sepak bola dunia melalui kontribusi para pemainnya. Sebanyak 24 dari total 52 pemain yang masuk skuad Spanyol dan Argentina berasal dari klub-klub peserta LALIGA menjelang musim 2026/2027.

Jumlah tersebut menjadikan LALIGA sebagai liga dengan representasi terbesar pada partai final Piala Dunia 2026. Premier League berada di posisi kedua dengan 13 pemain, sedangkan Ligue 1 menyumbangkan lima pemain untuk kedua finalis.

Dominasi itu tidak hanya terlihat dari komposisi skuad yang mencapai hampir separuh jumlah pemain kedua finalis. Pengaruh LALIGA juga tampak sepanjang fase gugur melalui kontribusi pemain-pemainnya dalam pertandingan-pertandingan penentuan.

Sebanyak 16 dari 22 pemain yang menjadi starter pada semifinal berasal dari klub-klub LALIGA menjelang musim baru. Dua dari lima gol yang tercipta pada babak tersebut juga dibukukan Mikel Oyarzabal dan Anthony Gordon yang kini menjadi bagian kompetisi Spanyol.

Prestasi individu para pemain LALIGA turut memperkuat besarnya pengaruh kompetisi tersebut sepanjang Piala Dunia 2026. Seluruh penghargaan Player of the Match pada babak perempat final diraih pemain yang akan membela klub-klub LALIGA musim depan.

Kylian Mbappé, Lamine Yamal, Jude Bellingham, dan Julián Álvarez menjadi empat nama yang mencatat penghargaan tersebut. Keberhasilan mereka memperlihatkan kualitas individu pemain-pemain LALIGA pada panggung sepak bola tertinggi dunia.

Rangkaian pencapaian itu menunjukkan dominasi LALIGA dibangun bukan hanya melalui jumlah pemain semata. Kompetisi sepak bola Spanyol juga menjadi tempat berkembangnya banyak pemain yang mampu menentukan jalannya pertandingan pada level internasional.

Dominasi tersebut mempertegas posisi LALIGA sebagai salah satu kompetisi paling kompetitif dalam menghasilkan pemain bertalenta dunia. Piala Dunia 2026 pun menjadi panggung yang memperlihatkan besarnya pengaruh klub-klub Spanyol terhadap perkembangan sepak bola modern.

Spanyol akan menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New York, New Jersey, Amerika Serikat. Pertandingan dijadwalkan pada Minggu waktu setempat atau Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.

Sehari sebelumnya Prancis akan menghadapi Inggris pada perebutan tempat ketiga Piaal Dunia 2026. Kedua tim akan bertemu di Stadion Miami pada Sabtu waktu setempat atau Minggu, 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....