Jelang Argentina vs Inggris: Adu Kualitas Dua Raksasa Demi Tiket Final
- 16 Jul 2026 00:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Argentina dan Inggris akan bertemu di semifinal Piala Dunia 2026, dengan Lionel Scaloni meminta timnya fokus pada permainan dan tidak terpengaruh rivalitas di luar lapangan.
- Rivalitas kedua negara yang dipengaruhi sejarah, termasuk Perang Malvinas dan gol "Tangan Tuhan", membuat pertandingan diprediksi berlangsung penuh emosi dan perhatian.
- Argentina memburu gelar dunia keempat, sementara Inggris berusaha mengakhiri penantian sejak 1966. Pengalaman, disiplin, dan ketenangan diperkirakan menjadi penentu tiket ke final.
RRI.CO.ID, Jakarta - Argentina akan menghadapi Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat. Pertandingan tersebut dipastikan menyita perhatian karena sarat sejarah dan rivalitas panjang kedua negara.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni berusaha meredam tensi menjelang pertandingan penting tersebut. Ia menegaskan laga semifinal hanya pertandingan sepak bola tanpa perlu dikaitkan persoalan lain.
Scaloni berharap seluruh pemain tetap fokus menghadapi pertandingan dengan mengutamakan permainan di atas lapangan. Menurutnya, kemenangan hanya dapat diraih melalui kerja keras selama sembilan puluh menit pertandingan.
Meski demikian, atmosfer berbeda justru terlihat dari para pendukung dan pemain Argentina menjelang semifinal. Berbagai video memperlihatkan mereka menyanyikan chant 'La Cuarta Estrella' sebagai simbol harapan meraih gelar dunia keempat.
Rivalitas Inggris dan Argentina memang tidak pernah lepas dari berbagai catatan sejarah yang panjang. Pertemuan keduanya selalu menghadirkan emosi tinggi baik di dalam maupun luar lapangan.
Persaingan tersebut dipengaruhi berbagai peristiwa, mulai dari Perang Malvinas hingga gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona pada Piala Dunia. Berbagai insiden dalam pertemuan sebelumnya turut memperkuat rivalitas kedua negara hingga sekarang.
Sepak bola sendiri diperkenalkan di Argentina oleh masyarakat Inggris dan Skotlandia pada abad ke-19. Namun, Argentina kemudian mengembangkan gaya bermain khas yang dikenal dengan sebutan 'potrero'.
Filosofi 'potrero' mengedepankan kreativitas, improvisasi, dan kecerdikan dalam mengolah permainan sepanjang pertandingan. Pendekatan tersebut menjadi salah satu identitas sepak bola Argentina hingga saat ini.
Berkat filosofi itu, Argentina berhasil mengoleksi tiga gelar juara Piala Dunia sepanjang sejarah. Kini, Lionel Messi dan rekan-rekannya berpeluang menambah koleksi menjadi empat gelar dunia.
Di sisi lain, Inggris datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati fase gugur secara meyakinkan. Tim asuhan Thomas Tuchel mengalahkan Meksiko dan Norwegia untuk mengamankan tempat di semifinal.
Perjalanan impresif tersebut membuat Inggris kembali bermimpi mengakhiri penantian panjang menuju gelar juara dunia berikutnya. The Three Lions terakhir mengangkat trofi Piala Dunia pada edisi 1966.
Tuchel juga menanamkan mental pantang menyerah kepada seluruh pemain selama menjalani turnamen di Amerika Serikat. Semangat tersebut kerap diiringi lagu Wonderwall yang dinyanyikan para pendukung Inggris seusai pertandingan.
Semifinal kali ini diperkirakan berlangsung sengit karena kedua tim memiliki kualitas pemain yang merata. Pengalaman, disiplin, dan ketenangan diprediksi menjadi faktor penentu hasil akhir pertandingan.
Selain memperebutkan tiket menuju final, laga ini juga menjadi ajang pembuktian dua kekuatan besar sepak bola dunia. Sejarah panjang rivalitas dipastikan kembali mewarnai duel Inggris melawan Argentina.
Pemenang pertandingan akan melangkah ke partai final dengan membawa kepercayaan diri tinggi menghadapi lawan berikutnya. Sementara tim yang kalah harus mengakhiri perjalanan setelah melewati persaingan ketat sepanjang turnamen.
Prediksi Susunan Pemain
Inggris: Jordan Pickford (GK), Ezri Konsa, John Stones, Marc Guehi, Nico O'Reilly, Elliot Anderson, Declan Rice, Noni Madueke, Jude Bellingham, Anthony Gordon, Harry Kane (C).
Argentina: Emiliano Martinez (GK), Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro, Martinez, Nicolas Tagliafico, Leandro Paredes, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul, Lautaro Martinez, Lionel Messi (C).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....