Jejak Rivalitas Inggris-Argentina Warnai Semifinal Piala Dunia 2026
- 15 Jul 2026 15:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Inggris dan Argentina akan bertemu di semifinal Piala Dunia 2026 pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di Stadion Atlanta, Amerika Serikat.
- Argentina datang sebagai juara bertahan, sementara Inggris mengejar final pertamanya sejak 1966.
- Inggris unggul dalam rekor pertemuan Piala Dunia dengan tiga kemenangan dari lima pertandingan, sedangkan Argentina meraih satu kemenangan dan sekali menang melalui adu penalti.
- Rivalitas kedua negara dimulai sejak Piala Dunia 1962 dan mencapai puncaknya pada 1986 ketika Diego Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' dan menang 2-1 di perempat final.
RRI.CO.ID, Jakarta – Inggris dan Argentina akan bertemu pada semifinal Piala Dunia, Kamis, 16 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Laga di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, ini melanjutkan rivalitas yang dipenuhi kontroversi, momen ikonik, dan sejarah panjang.
Pertandingan tersebut juga akan menjadi pertemuan pertama Lionel Messi menghadapi Inggris di ajang internasional level senior. Argentina datang dengan berstatus sebagai juara bertahan, sedangkan Inggris mengejar final pertamanya sejak menjadi juara pada 1966.
Persaingan kedua negara tidak hanya berlangsung di lapangan hijau. Hubungan politik, terutama dampak Perang Falklands, turut memperbesar tensi setiap pertemuan mereka.
Meski rivalitas selalu melekat, Inggris sebenarnya unggul dalam rekor pertemuan Piala Dunia. Dari lima duel sebelumnya, The Three Lions mencatat tiga kemenangan, sedangkan Argentina meraih satu kemenangan dan sekali menang adu penalti.
Pertemuan pertama terjadi pada fase grup Piala Dunia 1962 di Cile. Inggris menang 3-1 melalui gol Ron Flowers, Bobby Charlton, dan Jimmy Greaves.
Empat tahun berselang, kedua tim berjumpa pada perempat final Piala Dunia 1966 di Wembley. Tuan rumah Inggris kala itu menang 1-0 dalam laga keras yang diwarnai kartu merah Antonio Rattin.
Insiden itu diyakini mendorong penggunaan kartu kuning dan merah pada Piala Dunia 1970. Sebelumnya, wasit hanya mengandalkan peringatan lisan saat memimpin pertandingan.

Rivalitas mencapai puncaknya pada perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Diego Maradona mencetak gol "Tangan Tuhan" sebelum menambah gol spektakuler melewati pertahanan Inggris.
Gary Lineker sempat memperkecil ketertinggalan Inggris pada penghujung laga. Namun, Argentina tetap menang 2-1 sebelum akhirnya menjuarai Piala Dunia 1986.
Drama kembali terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Prancis. David Beckham menerima kartu merah, lalu Inggris kalah 3-4 melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2.

Empat tahun kemudian, Beckham membalas kekecewaan itu di Jepang. Gol penaltinya membawa Inggris menang 1-0 sekaligus menyingkirkan Argentina pada fase grup.
Kini, lebih dari dua dekade setelah pertemuan terakhir, kedua tim kembali berebut tiket menuju final Piala Dunia. Sejarah panjang rivalitas mereka dipastikan menambah tensi duel yang berlangsung sejak awal pertandingan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....