Preview Argentina vs Swiss Perempat Final: Bidik Kejutan atas Juara Bertahan
- 12 Jul 2026 05:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Argentina memburu tiket semifinal sekaligus melanjutkan misi mempertahankan gelar juara dunia.
- Swiss kehilangan Johan Manzambi akibat cedera lutut jelang laga perempat final.
- Lionel Messi dan Granit Xhaka diprediksi menjadi figur kunci bagi masing-masing tim.
RRI.CO.ID, Jakarta - Argentina akan menghadapi Swiss pada laga perempat final terakhir Piala Dunia 2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Kansas City Stadium, Amerika Serikat, Minggu, 12 Juli 2026, pagi WIB.
Tim asuhan Lionel Scaloni berupaya melanjutkan misi mempertahankan gelar juara dunia. Pemenang laga ini akan menghadapi Norwegia atau Inggris di babak semifinal.
Argentina datang ke pertandingan tanpa masalah cedera baru. Kondisi tersebut memberi keleluasaan bagi Scaloni untuk menurunkan skuad terbaiknya.
Cristian Romero dipastikan siap memimpin lini pertahanan bersama Lisandro Martinez. Namun, rotasi pemain masih mungkin dilakukan setelah Argentina menjalani dua laga sengit di fase gugur.
Sebelumnya, La Albiceleste harus bekerja keras menyingkirkan Tanjung Verde dan Mesir dengan skor identik 3-2. Situasi tersebut membuat penyegaran di sektor bek sayap dan lini tengah menjadi opsi yang dipertimbangkan.
Emiliano Martinez diprediksi tetap mengawal gawang Argentina. Di lini tengah, Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister diperkirakan menjadi motor permainan tim.
Sementara di lini depan, Lionel Messi akan kembali menjadi andalan utama. Kapten Argentina tersebut telah mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen dan kemungkinan akan berduet dengan Lautaro Martinez.
Di kubu Swiss, tim asuhan Murat Yakin mendapat kabar kurang baik menjelang pertandingan penting ini. Gelandang muda Johan Manzambi dipastikan absen akibat cedera lutut.
Pelatih Murat Yakin mengonfirmasi pemain berusia 20 tahun tersebut gagal melewati tes kebugaran terakhir. Absennya Manzambi menjadi kerugian besar setelah kontribusi tiga golnya di fase grup.
Meski demikian, Swiss mendapat tambahan tenaga dengan pulihnya Ruben Vargas. Sang winger sudah kembali bermain saat Swiss menyingkirkan Kolombia melalui adu penalti.
Michel Aebischer juga tersedia untuk dipilih pada laga ini. Swiss diperkirakan tetap mengandalkan organisasi pertahanan dan disiplin taktik untuk meredam juara bertahan.
Gregor Kobel akan berdiri di bawah mistar gawang Swiss. Sementara Manuel Akanji, Granit Xhaka, dan Remo Freuler diharapkan menjadi tulang punggung tim di lini belakang dan tengah.
Secara performa, Argentina tampil impresif sepanjang turnamen meski sempat menunjukkan celah di sektor pertahanan. Mereka sebelumnya menyapu bersih fase grup dengan kemenangan atas Aljazair, Austria, dan Yordania.
Di babak gugur, Argentina menyingkirkan Tanjung Verde dan Mesir melalui pertandingan ketat. Gol kemenangan Enzo Fernandez pada menit akhir melawan Mesir menjadi penentu langkah mereka ke perempat final.
Sementara itu, Swiss menunjukkan konsistensi berkat permainan disiplin dan pertahanan yang solid. Mereka belum pernah kalah dalam waktu normal sepanjang turnamen berlangsung.
Swiss membuka fase grup dengan hasil imbang melawan Qatar. Setelah itu, mereka berhasil mengatasi Bosnia dan Kanada untuk mengamankan tiket ke fase gugur.
Pada babak 32 besar, Swiss menyingkirkan Aljazair dengan skor 2-0. Mereka kemudian mengalahkan Kolombia lewat adu penalti setelah bermain tanpa gol selama 120 menit.
Prediksi susunan pemain:
Argentina:
E. Martínez; Molina, Romero, Li. Martínez, Tagliafico; De Paul, Paredes, Fernández, Mac Allister; Messi, Lautaro Martínez
Pelatih: Lionel Scaloni
Swiss:
Kobel; Zakaria, Elvedi, Akanji, Rodriguez; Jashari, Xhaka, Freuler; Ndoye, Embolo, Vargas
Pelatih: Murat Yakin
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....