Laga Argentina vs Tanjung Verde Berjalan Dramatis

  • 04 Jul 2026 08:47 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Tim Nasional Tanjung Verde (Cape Verde) menuai banyak pujian meski harus mengakhiri langkahnya di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 2-3 dari juara bertahan Argentina melalui babak perpanjangan waktu. Penampilan tim debutan asal Afrika itu dinilai menjadi salah satu kejutan terbesar dalam turnamen tahun ini.

Sepanjang pertandingan, Argentina sempat unggul lebih dulu melalui Lionel Messi menit 29, Namun Tanjung Verde mampu membalas melalui Deroy Duarte menit ke 59, Gol kedua Argentina melalui L. Martinez menit ke 92. Tanjung Verde kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Sidny Cabral menit ke 103 Sementara itu Gol penentu kemenangan Argentina melalui Gol (OG) Pemain Tanjung Verde Diney Borges menit ke 111 berawal dari tendangan penjuru dilakukan Leonel Messi.

Pengamat olahraga Prof. Hariadi Said menilai Tanjung Verde berhasil menunjukkan kualitas permainan yang jauh melampaui ekspektasi. Berstatus sebagai tim non unggulan, mereka mampu memberikan perlawanan sengit hingga memaksa Argentina bekerja keras selama 120 menit untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.

"Walaupun kalah, Tanjung Verde adalah pemenang secara moral. Mereka tampil tanpa rasa takut, disiplin dalam bertahan, dan sangat efektif saat melakukan serangan balik. Permainan seperti ini menunjukkan bahwa tidak ada lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata di Piala Dunia," ujar Hariadi Said, Sabtu 4 Juli 2026.

Ketangguhan penjaga gawang Vozinha juga menjadi salah satu faktor yang membuat Argentina kesulitan mengembangkan permainan hingga laga harus berlanjut ke babak tambahan waktu.

Menurut Hariadi, keberhasilan Tanjung Verde membawa pertandingan hingga perpanjangan waktu menjadi bukti bahwa organisasi permainan mereka berjalan sangat baik. Mental bertanding para pemain juga patut diapresiasi karena mampu tampil tenang menghadapi tekanan dari tim yang diperkuat sejumlah pemain bintang dunia.

"Ini bukan sekadar pertandingan yang kalah atau menang. Tanjung Verde memperlihatkan karakter, semangat juang, dan kualitas taktik yang luar biasa. Penampilan seperti ini akan menjadi inspirasi bagi negara-negara sepak bola berkembang untuk terus percaya diri bersaing di level dunia," tutur Hariadi.

Meski akhirnya harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 3-2, penampilan Tanjung Verde mendapat apresiasi luas dari pecinta sepak bola dunia. Banyak pihak menilai mereka telah menciptakan salah satu kisah paling menarik dalam Piala Dunia 2026 dan membuktikan bahwa semangat juang mampu mengimbangi perbedaan kualitas di atas kertas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....