Keputusan FIFA Hydration Break Dihilangkan saat Meksiko vs Ekuador, Kok Bisa?
- 01 Jul 2026 11:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Keputusan FIFA mengambil kebijakan berbeda dalam laga Meksiko vs Ekuador pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, membuat geger publik. Untuk pertama kalinya sepanjang turnamen Piala Dunia 2026, pertandingan digelar tanpa jeda minum
- Pertandingan Meksiko vs Ekuador awalnya dijadwalkan berlangsung pukul 04.00 WIB, pada hari ini, Rabu, 1 Juli 2026. Namun, badai petir yang melanda kawasan Stadion Azteca, Meksiko, membuat FIFA menunda kick-off selama satu jam
- Setelah kondisi cuaca dinyatakan aman, pertandingan akhirnya dimulai pukul 05.00 WIB. Meski sempat mengalami penundaan, FIFA memutuskan tidak menerapkan 'cooling break' yang sebelumnya selalu hadir dalam setiap pertandingan Piala Dunia
RRI.CO.ID, Jakarta - Keputusan FIFA mengambil kebijakan berbeda laga Meksiko vs Ekuador babak 32 besar Piala Dunia 2026, membuat geger publik. Untuk pertama kalinya sepanjang turnamen Piala Dunia 2026, pertandingan digelar tanpa jeda minum (hydration break).
Pertandingan Meksiko vs Ekuador awalnya dijadwalkan berlangsung pukul 04.00 WIB, pada hari ini, Rabu, 1 Juli 2026. Namun, badai petir yang melanda kawasan Stadion Azteca, Meksiko, membuat FIFA menunda kick-off selama satu jam demi alasan keselamatan.
Setelah kondisi cuaca dinyatakan aman, pertandingan akhirnya dimulai pukul 05.00 WIB. Meski sempat mengalami penundaan, FIFA memutuskan tidak menerapkan 'hydration break' yang sebelumnya selalu hadir dalam setiap pertandingan Piala Dunia 2026.
Laporan RMC Sport menyebutkan, keputusan FIFA tersebut diambil karena suhu udara di Mexico City tergolong lebih rendah. Jika dibandingkan, dengan kota-kota lain yang menjadi tuan rumah turnamen Piala Dunia 2026.
Dengan kondisi tersebut, FIFA menilai jeda pendinginan tidak lagi diperlukan. Keputusan itu menjadikan laga Meksiko melawan Ekuador sebagai pertandingan pertama di Piala Dunia 2026 yang berlangsung tanpa jeda minum.
Sebelumnya, 'hydration break' rutin diberlakukan untuk membantu pemain menghadapi cuaca panas ekstrem di sejumlah stadion. Dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan, penundaan pertandingan dilakukan setelah terdeteksi risiko sambaran petir di sekitar stadion.
Organisasi sepak bola dunia itu menegaskan seluruh keputusan diambil berdasarkan protokol keselamatan yang berlaku. "Karena kondisi cuaca buruk di Mexico City, termasuk risiko sambaran petir di sekitar stadion, diputuskan menunda pertandingan antara Meksiko dan Ekuador," kata FIFA.
FIFA juga memastikan pertandingan baru digelar setelah situasi benar-benar aman bagi pemain, ofisial, dan penonton. Organisasi tersebut menegaskan bahwa keselamatan seluruh pihak tetap menjadi prioritas utama selama penyelenggaraan turnamen.
Pemenang laga Meksiko melawan Ekuador akan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Di fase berikutnya, mereka akan menghadapi pemenang pertandingan Inggris kontra Republik Demokratik Kongo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....