Yordania Tinggalkan Pesan Haru dan Baklava usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
- 24 Jun 2026 10:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Yordania meninggalkan kertas berisi pesan terima kasih dan sejumlah makanan baklava di ruang ganti usai tersingkir dari Piala Dunia 2026.
- Aksi tersebut viral dan mendapat pujian karena menunjukkan sikap hormat, disiplin, serta kerendahan hati.
RRI.CO.ID, Jakarta – Timnas Yordania meninggalkan kesan hangat meski langkah mereka di Piala Dunia 2026 harus terhenti. Skuad Al-Nashama meninggalkan pesan terima kasih dan sejumlah baklava di ruang ganti Stadion San Francisco Bay Area.
Aksi tersebut kemudian viral di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan ruang ganti yang tetap bersih dan rapi. Terlihat pula aneka baklava serta kotak berisi gantungan kunci dan pin khas negara di Timur Tengah itu.
Melalui secarik kertas berisi pesan tersebut, Yordania mengapresiasi pihak stadion atas sambutan dan pelayanan yang diterima. Mereka menyebut pengalaman pertama tampil di Piala Dunia FIFA sebagai momen yang tak terlupakan sepanjang sejarah negara itu.

“Terima kasih telah membantu menjadikan pengalaman pertama Yordania di Piala Dunia FIFA begitu berkesan," kata pesan tersebut. "Dedikasi, profesionalisme, dan keramahan yang hangat telah menciptakan momen berharga bagi tim dan para pendukung kami."
Sebagai bentuk penghargaan, Timnas Yordania juga membagikan sejumlah paket baklava. Ini merupakan salah satu kudapan tradisional khas Timur Tengah yang mencerminkan budaya dan keramahan.
“Sebagai ungkapan kecil rasa terima kasih, kami dengan senang hati berbagi beberapa makanan manis tradisional Yordania," ucapnya. "Ini ungkapan cita rasa tradisi kami yang kaya dan keramahan kami yang terkenal.
Apa yang disajikan Timnas Yordania menuai banyak pujian dari warganet dan pencinta sepak bola. Banyak yang menilai sikap tersebut menunjukkan rasa hormat dan kerendahan hati meski harus mengakhiri perjalanan lebih cepat.
Kepastian tersingkir didapat setelah Yordania kalah 1-2 dari Aljazair pada laga terakhir Grup J, Senin 22 Juni 2026. Sempat unggul lebih dulu pada babak pertama, mereka gagal mempertahankan keunggulan setelah skuad Rubah Gurun membalikkan keadaan pada babak kedua.
Pelatih Yordania, Jamal Sellami, mengakui kurangnya pengalaman sebagai salah satu faktor timnya gagal menjaga keunggulan. Menurut dia, pergantian pemain dan perubahan strategi yang dilakukan Aljazair sangat mempengaruhi jalannya pertandingan.
Meski begitu, Sellami tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya. Menurut dia, penampilan Yordania pada debut Piala Dunia ini menjadi modal penting untuk perkembangan sepak bola negara tersebut ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....