Hargai Pemain Muslim, FIFA Hilangkan Logo Sponsor Minuman Alkohol
- 23 Jun 2026 14:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- FIFA menyesuaikan penghargaan Player of the Match di Piala Dunia 2026 untuk menghormati pertimbangan keyakinan dan latar belakang beberapa pemain.
- Sejumlah pemain Muslim terlihat menerima trofi dan sesi foto tanpa logo sponsor minuman beralkohol Michelob ULTRA.
RRI.CO.ID, Jakarta – FIFA menerapkan penyesuaian khusus pada penghargaan "Player of the Match" di Piala Dunia 2026. Logo sponsor perusahaan minuman alkohol Michelob ULTRA pada Latar belakang foto resmi dihilangkan khusus pemain Muslim.
Untuk diketahui, Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim akan menghasilkan penghargaan Player of the Match sebanyak 104 kali. Sejauh ini, 36 penghargaan telah diberikan kepada berbagai pemain terbaik di setiap pertandingan.
Beberapa penerima penghargaan tersebut antara lain Lionel Messi, Erling Haaland, Harry Kane, dan Michael Olise. Striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, bahkan telah meraih penghargaan itu dua kali.
Pemenangnya dipilih melalui pemungutan suara atau voting daring oleh para penggemar. Penghargaan tersebut disponsori oleh perusahaan bir Michelob ULTRA sebagai mitra resmi FIFA.
Setiap pemain pemenang biasanya menerima trofi setelah pertandingan dan berfoto resmi. Foto tersebut kemudian dibagikan melalui saluran media sosial Piala Dunia FIFA.

Namun, FIFA menerapkan pendekatan berbeda bagi sejumlah pemain dari negara tertentu, terutama negara mayoritas muslim. Pertimbangan itu berkaitan dengan sensitivitas agama terhadap produk minuman beralkohol.
Pada penghargaan untuk Ismael Kone, Mahmoud Abunada, Yan Diomande, hingga Mohamed Salah, logo sponsor tidak ditampilkan. Latar belakang foto mereka hanya menampilkan logo FIFA dan tulisan judul penghargaan.

Hal serupa juga berlaku bagi Ramin Rezaeian, Emam Ashour, Ali Olwan, Ismael Saibari, dan Johan Manzambi. Trofi yang diberikan tetap sama, tetapi tanpa menampilkan identitas Michelob ULTRA.
Kebijakan ini mengingatkan pada insiden Piala Dunia 2018 yang melibatkan Mohamed El-Shenawy. Kiper Mesir itu menolak menerima penghargaan bersponsor minuman beralkohol karena alasan agama.
Di Liga Inggris, penghargaan pemain terbaik pertandingan sebelumnya juga menggunakan produk alkohol. Sejumlah pemain Muslim, termasuk Yaya Toure, diketahui pernah menolaknya.
Sekarang, penghargaan yang diberikan lebih netral tanpa melibatkan produk alkohol. Perayaan gelar juga menggunakan sampanye nonalkohol untuk menghormati berbagai latar belakang pemain.
FIFA menjelaskan perubahan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap keyakinan penerima penghargaan. "Untuk menghormati pertimbangan agama, tersedia trofi dan latar belakang tanpa merek sponsor," kata juru bicara FIFA kepada salah satu media Inggris, dikutip pada Selasa, 23 Juni.
Selain terkait agama atau keyakinan, FIFA juga menegaskan aturan serupa berlaku bagi pemain yang belum mencapai usia legal. "Elemen tanpa merek yang sama digunakan untuk pemain di bawah usia minum legal," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....