Preview Prancis vs Irak: Irak Hadapi Tantangan Berat
- 22 Jun 2026 23:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Prancis berupaya membidik kemenangan atas Irak untuk membuka peluang lolos lebih cepat ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Kylian Mbappe sedang dalam performa impresif setelah memecahkan rekor gol sepanjang masa Prancis dan rekor Piala Dunia milik Just Fontaine.
- Irak wajib meraih hasil positif untuk menjaga peluang lolos setelah kalah 1-4 dari Norwegia pada laga pembuka.
RRI.CO.ID, Jakarta - Timnas Prancis bertekad mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 lebih awal nanti. Target tersebut diusung saat menghadapi timnas Irak pada laga kedua Grup I yang berlangsung di Philadelphia.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Selasa, 23 Juni 2026 pukul 04.00 WIB. Laga tersebut menjadi kesempatan penting bagi Prancis untuk memperkuat posisi mereka di klasemen sementara grup.
Les Bleus datang dengan modal positif setelah menundukkan Senegal 3-1 pada laga pembuka turnamen bergengsi tersebut. Hasil itu memberikan kepercayaan diri tinggi bagi skuad asuhan Didier Deschamps menghadapi pertandingan kedua mereka.
Sebaliknya, Irak yang kini diasuh Graham Arnold harus menelan pil pahit setelah dihajar Norwegia dengan skor. Kekalahan telak 4-1 membuat Singa Mesopotamia berada dalam tekanan menjelang laga melawan Prancis nanti.
Perbedaan performa ini menempatkan skuad asuhan Didier Deschamps sebagai unggulan utama pada pertandingan tersebut. Kedua negara juga akan menjalani pertemuan perdana mereka dalam ajang resmi tingkat internasional kali ini.
Kylian Mbappe terus menjadi pusat perhatian setelah kembali menunjukkan ketajamannya bersama tim nasional Prancis belakangan. Penyerang berusia 27 tahun itu mencetak gol saat Les Bleus mengalahkan Senegal pada laga pembuka.
Setelah mencetak gol ke gawang Senegal, Mbappe resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis. Ia melampaui catatan Olivier Giroud yang sebelumnya memegang rekor tersebut bersama tim nasional Prancis.
Mbappe juga memecahkan rekor Just Fontaine untuk gol terbanyak bagi tim putra Prancis di Piala Dunia. Catatan tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai pemain kunci Les Bleus dalam turnamen kali ini.
Meski lini serang sangat tajam dengan mencetak gol dalam 14 laga beruntun, pertahanan masih disorot. Didier Deschamps memiliki pekerjaan rumah karena timnya belum mampu menunjukkan konsistensi pada sektor belakang.
Prancis tercatat gagal menjaga clean sheet dalam enam pertandingan terakhir mereka pada berbagai ajang kompetitif internasional. Statistik tersebut menjadi perhatian menjelang laga penting menghadapi Irak di Grup I Piala Dunia.
Hal ini bisa menjadi celah bagi Irak untuk memberikan kejutan kepada lawan yang diunggulkan tersebut. Irak sempat memberikan perlawanan sengit selama 70 menit ketika menghadapi Norwegia pada pertandingan sebelumnya.
Namun, tim asuhan Graham Arnold akhirnya tumbang setelah melakukan sejumlah kesalahan individu yang merugikan tim. Evaluasi terhadap sektor pertahanan menjadi fokus utama menjelang pertandingan melawan Prancis yang sangat menentukan.
Bagi Singa Mesopotamia, kekalahan dari Prancis dapat membuat situasi mereka semakin sulit di klasemen. Kondisi itu bertambah berat apabila Norwegia meraih hasil imbang atau kemenangan atas Senegal nantinya.
Hasil tersebut akan menutup peluang Irak untuk finis di dua besar klasemen Grup I. Karena itu, setiap poin pada pertandingan melawan Prancis memiliki arti penting bagi perjalanan mereka.
Graham Arnold berharap anak asuhnya bisa meminimalisir kesalahan di lini belakang sepanjang pertandingan nanti. Langkah tersebut diperlukan demi menjaga asa lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik turnamen.
Saat ini, Prancis berada di posisi kedua klasemen Grup I di bawah Norwegia sementara. Norwegia memimpin klasemen karena unggul selisih gol setelah pertandingan pertama yang telah dijalani kedua tim.
Setelah laga ini, Prancis akan menghadapi Norwegia dalam partai pamungkas yang sangat krusial nantinya. Pertandingan tersebut berpotensi menentukan posisi akhir kedua tim pada klasemen Grup I turnamen.
Sementara itu, Irak akan bertemu Senegal pada Sabtu 27 Juni 2026 dini hari WIB. Laga tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Irak untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen grup.
Dengan kualitas individu yang jauh di atas kertas, Prancis diprediksi tampil lebih dominan sepanjang laga. Les Bleus juga diperkirakan menguasai bola serta berupaya menyelesaikan pertandingan lebih cepat demi rotasi.
Prediksi Susunan Pemain
Prancis (4-3-3): Mike Maignan; Jules Koundé, William Saliba, Ibrahima Konaté, Lucas Digne; Aurélien Tchouaméni, N'Golo Kanté, Adrien Rabiot; Ousmane Dembélé, Kylian Mbappé, Marcus Thuram.
Irak (4-4-2): Jalal Hassan; Frans Putros, Rebin Sulaka, Hussein Ali, Munaf Younus; Ibrahim Bayesh, Amir Al-Ammari, Youssef Amyn, Ali Jasim; Aymen Hussein, Mohanad Ali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....