Drone Tak Dikenal Menyusup Lokasi Latihan Piala Dunia 2026 Timnas Korea Selatan
- 18 Jun 2026 13:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebuah drone tak dikenal terpantau terbang di atas area lokasi latihan Timnas Korea Sleatan di Guadalajara.
- Aparat keamana setempat langsung menindak drone tersebut dengan sejumlah perangkat seperti pengacau sinyal dan frekuensi.
- Belum diketahui kepemilikannya, namun sempat terlihat dua orang pria asing yang membawa kabur drone tersebut.
RRI.CO.ID. Guadalajara – Tim nasional Korea Selatan menghadapi situasi tak terduga yang menyangkut keamanan. Sebuah drone tak dikenal terdeteksi menyusup terbang di atas lokasi latihan mereka di Guadalajara.
Insiden itu terjadi saat Korea Selatan menggelar sesi latihan tertutup pada Rabu, 17 Juni. Latihan tersebut merupakan persiapan menuju pertandingan kedua Grup A melawan Meksiko.
Menurut laporan media Korea Selatan, drone muncul sebelum sesi latihan taktik utama dimulai. Kemunculan perangkat itu memicu kekhawatiran adanya upaya pemantauan terhadap persiapan tim.
Petugas keamanan yang bertugas di area latihan segera mendeteksi keberadaan drone tersebut. Informasi itu kemudian diteruskan kepada personel militer Meksiko yang bersiaga di sekitar kamp latihan.
Militer Meksiko dilaporkan mengerahkan unit untuk menangani situasi tersebut. Perangkat pengganggu frekuensi digunakan hingga drone akhirnya jatuh ke tanah.
Petugas keamanan tim, polisi setempat, dan militer segera bergerak menuju lokasi jatuhnya drone. Namun, sebuah rekaman video yang beredar menunjukkan dua pria asing diduga membawa kabur drone tersebut.
Pelatih Korea Selatan, Hong Myung-bo, mengaku insiden itu tidak berdampak besar. Namun, ia menyayangkan kejadian tersebut muncul pada fase penting persiapan pertandingan seperti ini.
"Kami mengetahui kemarin ada drone saat latihan," kata Hong Myung-bo, dikutip dari BBC, Kamis, 18 Juni. "Untungnya itu terjadi sebelum latihan taktik sehingga tidak terlalu memengaruhi kami."
Meski demikian, Hong menilai waktunya sangat tidak tepat bagi timnya. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi selama turnamen berlangsung.
Sebelumanya, kasus drone dalam sepak bola internasional juga pernah terjadi pada Olimpiade Paris 2024. Tim putri Kanada dituduh merekam latihan Selandia Baru menggunakan drone.
Akibat kasus itu, pelatih Bev Priestman diberhentikan oleh Federasi Sepak Bola Kanada. Dua staf pelatih juga dijatuhi sanksi dan Kanada kehilangan enam poin.
Untuk kasus ini, Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan juga telah meminta penyelidikan kepada kepolisian Meksiko. FIFA juga sudah menerima laporan dan diminta membantu mencegah kejadian serupa.
Pertandingan antara Korea Selatan dan Meksiko diproyeksikan membawa persaingan yang sengit. Kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan dan mengoleksi tiga poin.
Laga tersebut berpotensi menentukan pemuncak klasemen sementara Grup A. Pertemuan keduanya akan berlangsung di Estadio Guadalajara pada 20 Juni waktu Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....