Haru Vozinha di Piala Dunia 2026, Sang Ibu Akhirnya Bisa Menyusul ke AS
- 18 Jun 2026 12:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kiper Vozinha mendapat kabar bahagia setelah ibunya, Ana Candida Evora, akhirnya memperoleh visa untuk masuk ke Amerika Serikat.
- Proses visa dibantu oleh Hakeem Jeffries setelah mengetahui cerita Vozinha yang sedih karena sang ibu tidak bisa hadir langsung menyaksikannya didi Piala Dunia 2026.
- Ana Candida Evora dijadwalkan bertemu putranya di Miami sebelum laga Tanjung Verde melawan Uruguay pada fase grup Piala Dunia 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kiper Tanjung Verde, Vozinha, mendapat kabar menggembirakan di tengah perjalanannya di Piala Dunia 2026. Sang ibu akhirnya mendapat visa untuk masuk ke Amerika Serikat.
Kabar tersebut diumumkan pemimpin Demokrat DPR Amerika Serikat, Hakeem Jeffries, pada Rabu, 18 Juni. Ia memastikan ibu Vozinha, Ana Candida Evora dapat segera menemui putranya sebelum laga berikutnya.
Sebelumnya, kiper bernama asli Josimar José Évora Dias itu menjadi sorotan pada laga pembuka Grup H. Ia tampil gemilang saat membantu timnya menahan imbang Spanyol tanpa gol.
Hasil tersebut bak kejutan bagi banyak pihak. Karena Spanyol disebut yang diunggulkan dan diprediksi menang mudah atas Tanjung Verde.
Di balik penampilan impresifnya, Vozinha menyimpan kisah haru. Ia mengaku sedih karena ibunya tidak bisa hadir langsung di momen emasnya itu.
Ternyata kendala biaya jaminan yang dibutuhkan untuk pengajuan visa membuat keberangkatan sang ibu tertunda. Untuk diketahui, Tanjung Verde termasuk di antara 50 negara yang warganya diwajibkan membayar jaminan hingga USD15.000 untuk mendapatkan visa AS.
Ini merupakan bagian dari kebijakan ketat Presiden Donald Trump terhadap para pelancong dari negara-negara yang dinilai memiliki tingkat pelanggaran masa tinggal visa yang tinggi. Setelah mendengar kisah tersebut, Jeffries langsung turun tangan membantu proses administrasi dengan menghubungi Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.
Jeffries meminta pemerintah memberikan izin masuk itu bagi ibu Vozinha. Upaya itu kemudian membuahkan hasil.
"Saya berterima kasih kepada Menteri Rubio dan pejabat Kementerian Luar Negeri," ujar Jeffries. Ia juga mengapresiasi pemerintah Tanjung Verde dan FIFA atas segala bentuk dukungan dan koordinasi.
Seluruh biaya pengurusan telah dibebaskan, kata Jeffries. Rencana perjalanan juga telah disiapkan.
Jeffries menyebut keduanya akan bertemu di Miami pada akhir pekan ini. Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung menjelang pertandingan Tanjung Verde melawan Uruguay.
Laga Uruguay vs Tanjung Verde akan bergulir di Miami pada Senin, 22 Juni mendatang. Klasemen sementara menunjukkan Tanjung Verde masih menduduki posisi paling bawah dengan 1 poin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....