Elijah Just Jadi Pemain Selandia Baru Pertama yang Cetak Brace di Piala Dunia
- 16 Jun 2026 14:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Elijah Just mencetak dua gol saat Selandia Baru bermain imbang 2-2 melawan Iran di Grup G Piala Dunia 2026.
- Winger berusia 26 tahun itu menjadi pemain Selandia Baru pertama yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.
- Hasil imbang tersebut menjaga peluang All Whites untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase gugur.
RRI.CO.ID, Jakarta - Elijah Just mencatat sejarah baru bagi Selandia Baru setelah mencetak dua gol dalam laga melawan Iran pada Grup G Piala Dunia 2026. Membawa All Whites meraih hasil imbang sekaligus menjadikannya pemain Selandia Baru pertama yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Melansir dari FIFA, Just menjadi bintang utama dalam pertandingan yang berlangsung di Los Angeles Stadium tersebut. Winger berusia 26 tahun itu dua kali membawa Selandia Baru unggul sebelum Iran berhasil menyamakan kedudukan.
Gol pertama Just tercipta pada menit ketujuh melalui tendangan voli yang memukau. Gol tersebut memberi awal sempurna bagi Selandia Baru dalam laga pembuka mereka di turnamen ini.
Pada awal babak kedua, Just kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari kerja sama apik dengan Chris Wood, pemain Motherwell itu sukses membawa All Whites unggul untuk kedua kalinya.
Meski Iran kembali menyamakan kedudukan dan laga berakhir 2-2, penampilan Just tetap menjadi sorotan utama. Selain membawa timnya meraih satu poin penting, ia juga masuk dalam persaingan awal perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
"Ini sangat spesial, kami tidak terlalu sering tampil di Piala Dunia. Jadi semoga saya menjadi yang pertama dari banyak pemain Selandia Baru yang bisa mencetak dua gol atau lebih," kata Just, dikutip dari FIFA.
Ia mengaku masih sulit mempercayai momen saat gol pertamanya bersarang di gawang Iran. Menurutnya, emosi langsung mengambil alih setelah ia membawa negaranya unggul di panggung sepak bola terbesar dunia.
"Saat mencetak gol pertama, emosi langsung mengambil alih, saya hampir tidak percaya itu benar-benar terjadi. Itu adalah awal yang luar biasa untuk pertandingan," ujarnya.
Meski gagal mempertahankan keunggulan, Just tetap puas dengan penampilan timnya. Ia menilai hasil imbang melawan salah satu kekuatan sepak bola Asia menjadi modal berharga untuk menghadapi dua laga berikutnya.
"Saya rasa kami bermain baik sepanjang laga. Sedikit kecewa karena tidak meraih tiga poin, tetapi satu poin tetap hasil yang bagus," katanya.
Just juga menegaskan ambisi Selandia Baru untuk melampaui pencapaian generasi sebelumnya pada Piala Dunia 2010. Saat itu All Whites mencatat tiga hasil imbang di fase grup, namun tetap gagal lolos ke babak gugur.
"Generasi sebelum kami pada 2010 meraih tiga hasil imbang. Kami datang ke sini untuk melakukan yang lebih baik, dan itulah yang akan terus kami perjuangkan," ucapnya.
Hasil imbang melawan Iran membuat Selandia Baru membuka kampanye Piala Dunia 2026 dengan satu poin. All Whites kini bersiap menghadapi Mesir dan Belgia dalam dua pertandingan tersisa di Grup G.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....