Kedatangan Timnas Iran di AS Disambut Aksi Unjuk Rasa, Aparat Kawal Ketat
- 15 Jun 2026 08:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Timnas Iran tiba di Los Angeles jelang laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru dan mendapat pengamanan ketat.
- Kedatangan Iran disambut aksi unjuk rasa di sekitar stadion, sementara mereka mendapat sambutan hangat dari suporter di Meksiko.
- Meski telah diizinkan masuk, Iran tetap harus melalukan perjalanan bolak-balik Meksiko-AS selama fase grup berlangsung.
RRI.CO.ID, Los Angeles - Timnas Iran telah tiba di Los Angeles jelang laga melawan Selandia Baru pada laga pembuka grup, Selasa, 16 Juni. Momen kedatangan Iran tersebut langsung disambut aksi unjuk rasa.
Rombongan Iran mendarat pada Minggu malam waktu setempat atau Senin pagi waktu Indonesia. Berdasarkan laporan Reuters, pengamanan ketat langsung diterapkan, seperti trotoar sekitar hotel ditutup dan kawat berduri pun dipasang.
Unjuk rasa berlangsung di sekitar Stadion Los Angeles dengan berbagai tuntutan perubahan rezim Iran. Aksi tersebut turut diikuti warga Amerika Serikat keturunan Iran yang menyuarakan aspirasi politik menjelang bergulirnya pertandingan Piala Dunia.
Berbeda dengan situasi di Los Angeles, Iran justru memperoleh sambutan hangat di Meksiko. Dukungan terlihat ketika mereka meninggalkan hotel dan bertemu banyak suporter.
Mereka bersorak dan menyanyikan kalimat "Iran, brother, you are Mexican now" dalam bahasa Spanyol. Menandakan bahwa keberadaan Timnas Iran diterima di negara tersebut.
Para pemain merespons antusiasme tersebut dengan melambaikan tangan kepada suporter. Sambutan itu menjadi kontras dibanding situasi yang mereka hadapi di Amerika Serikat.
Sebelumnya Iran memilih Arizona sebagai pusat persiapan selama Piala Dunia 2026. Namun situasi berubah setelah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Serangan Amerika Serikat serta Israel ke Iran memicu balasan dari Teheran. Kondisi tersebut membuat keamanan tim menjadi perhatian utama menjelang turnamen.
Iran kemudian memutuskan untuk memindahkan markas mereka ke Tijuana, Meksiko. Sempat muncul pula spekulasi bahwa Iran berpotensi batal tampil di Piala Dunia, meski hal tersebut sudah terbantah.
Meski demikian, Amerika Serikat tetap tidak mengizinkan Iran menetap lama di wilayahnya selama Piala Dunia berlangsung. Padahal seluruh pertandingan fase grup Iran digelar di negara tersebut.
Alih-alih, Iran harus melakukan perjalanan bolak-balik Meksiko dan Amerika Serikat. Kemungkinan mereka harus menjalani situasi tersebut sepanjang tiga laga fase grup Piala Dunia 2026.
Pelatih Amir Ghalenoei dan striker Mehdi Taremi dijadwalkan menghadiri konferensi pers. Agenda itu berlangsung beberapa jam setelah tim mendarat di Amerika Serikat.
"Saya sangat senang dapat mewakili negara Iran yang hebat dan kuat," kata Ghalenoei melalui penerjemah dalam konferensi pers di stadion, dikutip dari Reuters, Senin, 15 Juni. "Saya berharap sepak bola dapat menghadirkan kegembiraan serta mendekatkan budaya dan negara-negara."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....