Meksiko Vs Afrika Selatan, Siapa Lebih Unggul? Simak Rekor Pertemuannya

  • 11 Jun 2026 16:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Meksiko dan Afrika Selatan membuka rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca.
  • El Tri datang dengan modal tiga kemenangan beruntun menjelang dimulainya turnamen.
  • Afrika Selatan kembali tampil di Piala Dunia setelah absen dalam tiga edisi beruntun.
  • Meksiko diprediksi meraih kemenangan tipis pada pertandingan pembuka Grup A.

RRI.CO.ID, Jakarta - Meksiko dan Afrika Selatan akan membuka rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca. Tuan rumah El Tri berambisi memulai turnamen dengan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

Pertandingan Grup A tersebut berlangsung di Estadio Azteca, Mexico City, pukul 02.00 WIB Jumat, 12 Juni 2026. Laga pembuka ini menjadi awal perjalanan kedua tim dalam persaingan menuju fase gugur.

Pertemuan kedua tim menghadirkan kenangan Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan. Saat itu, Meksiko dan Afrika Selatan bermain imbang 1-1 pada pertandingan pembuka turnamen.

Modal Positif Tuan Rumah

Sebagai tuan rumah, Meksiko mengemban ekspektasi besar untuk membuka turnamen dengan hasil maksimal. Dukungan puluhan ribu suporter di Estadio Azteca menjadi modal penting bagi skuad Javier Aguirre.

Perjalanan Meksiko bersama Javier Aguirre sempat mengalami pasang surut dalam beberapa tahun terakhir. Namun, performa El Tri kembali menunjukkan peningkatan menjelang dimulainya Piala Dunia 2026.

Meksiko sempat bermain imbang melawan Portugal dan Belgia dalam laga persahabatan internasional sebelumnya. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan El Tri bersaing dengan tim papan atas dunia.

Setelah itu, Meksiko berhasil meraih kemenangan atas Ghana, Australia, dan Serbia secara beruntun. Rangkaian hasil positif tersebut menjadi bekal berharga menghadapi laga pembuka turnamen.

Kemenangan telak 5-1 atas Serbia menjadi hasil paling mencolok menjelang dimulainya Piala Dunia 2026. Hasil tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain menghadapi tekanan sebagai tuan rumah.

Pada pertandingan tersebut, Meksiko sempat tertinggal lebih dahulu melalui gol Petar Stanic. Namun, El Tri mampu bangkit dan mencetak lima gol untuk mengakhiri pertandingan.

Dua gol bunuh diri pemain Serbia membuka jalan kebangkitan bagi Meksiko dalam laga tersebut. Johan Vasquez, Raul Jimenez, dan Luis Chavez kemudian turut mencatatkan namanya di papan skor.

Dominasi Meksiko juga terlihat dari statistik pertandingan yang cukup mencolok sepanjang laga berlangsung. El Tri melepaskan 18 tembakan dan menguasai 69 persen penguasaan bola.

Catatan tersebut menunjukkan agresivitas permainan Meksiko menjelang turnamen yang sesungguhnya. Kepercayaan diri skuad tuan rumah pun semakin meningkat menjelang laga pembuka.

Persaingan Ketat di Skuad "El Tri"

Javier Aguirre masih menghadapi sejumlah keputusan penting terkait susunan pemain utama timnya. Salah satunya adalah menentukan penjaga gawang yang akan tampil sejak menit pertama.

Guillermo Ochoa berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Namun, Raul Rangel juga memberikan persaingan ketat untuk posisi penjaga gawang utama.

Kapten Edson Alvarez diperkirakan akan berduet dengan Cesar Montes di jantung pertahanan Meksiko. Keduanya diharapkan mampu menjaga keseimbangan permainan saat menghadapi Afrika Selatan.

Di sektor tengah, Aguirre memiliki sejumlah pilihan pemain berpengalaman untuk mengendalikan permainan timnya. Orbelin Pineda, Luis Chavez, dan Alvaro Fidalgo berpeluang tampil sejak awal pertandingan.

Sementara itu, Raul Jimenez masih menjadi andalan utama pada sektor serangan Meksiko. Penyerang Fulham tersebut berpeluang menyamai catatan 46 gol internasional milik Jared Borgetti.

Jimenez kemungkinan akan didampingi Roberto Alvarado dan Julian Quinones di lini depan. Quinones tampil tajam bersama Al-Qadsiah dengan mencetak 33 gol musim lalu.

Afrika Selatan Datang dengan Motivasi Tinggi

Di kubu lawan, Afrika Selatan kembali tampil setelah absen dalam tiga edisi Piala Dunia beruntun. Bafana Bafana lolos dari babak kualifikasi Afrika yang berlangsung ketat dan kompetitif.

Perkembangan performa Afrika Selatan juga cukup terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Mereka mampu finis di posisi ketiga pada ajang Piala Afrika 2024.

Persiapan menuju Piala Dunia berjalan cukup baik bagi skuad asuhan Hugo Broos tersebut. Afrika Selatan bermain imbang tanpa gol melawan Nikaragua sebelum menghadapi Jamaika.

Pada laga pemanasan terakhir, Afrika Selatan berhasil mengalahkan Jamaika dengan skor 1-0. Hasil tersebut menjadi modal positif menjelang pertandingan pembuka melawan Meksiko.

Meski demikian, Bafana Bafana belum sepenuhnya konsisten sepanjang beberapa pertandingan terakhir mereka. Dalam lima laga sebelumnya, Afrika Selatan mencatat dua kekalahan dan tiga hasil imbang.

Afrika Selatan juga mendapat kabar baik menjelang pertandingan pembuka melawan Meksiko. Aubrey Modiba telah pulih dari cedera hamstring dan siap memperkuat tim.

Hugo Broos diperkirakan mengandalkan Teboho Mokoena, Thalente Mbatha, dan Yaya Sithole di lini tengah. Ketiganya akan menjadi motor permainan Afrika Selatan sepanjang pertandingan.

Di lini depan, Lyle Foster tetap menjadi tumpuan utama serangan Bafana Bafana. Ia akan mendapat dukungan Oswin Appollis dan Tshepang Moremi dari kedua sisi lapangan.

Prediksi Pertandingan

Pertandingan ini juga menghadirkan benturan dua filosofi permainan yang berbeda. Meksiko diperkirakan tampil menyerang dengan tempo tinggi sejak awal pertandingan.

El Tri memiliki sejumlah pemain cepat yang mampu membongkar pertahanan lawan melalui kombinasi umpan pendek. Penguasaan bola juga menjadi salah satu kekuatan utama tim tuan rumah.

Sebaliknya, Afrika Selatan kemungkinan bermain lebih sabar dan disiplin sepanjang pertandingan berlangsung. Hugo Broos dikenal membangun tim yang kuat secara organisasi permainan bertahan.

Bafana Bafana diperkirakan lebih banyak menunggu peluang melalui serangan balik cepat dan efektif. Strategi tersebut diharapkan mampu memanfaatkan ruang kosong di pertahanan Meksiko.

Selain Meksiko dan Afrika Selatan, Grup A juga dihuni Korea Selatan dan Republik Ceko. Karena itu, hasil laga pembuka ini akan sangat penting bagi kedua tim.

Secara kualitas individu dan pengalaman, Meksiko masih berada satu tingkat di atas lawannya. Faktor tuan rumah juga menjadi keuntungan besar yang sulit diabaikan Afrika Selatan.

Meski demikian, Afrika Selatan tetap berpotensi memberikan kejutan pada pertandingan pembuka turnamen. Mereka memiliki transisi serangan yang cukup berbahaya ketika memperoleh ruang terbuka.

Menariknya, tiga pertemuan terakhir kedua tim selalu menghasilkan gol dari masing-masing kubu. Catatan tersebut menunjukkan laga berpotensi berlangsung terbuka dan menarik disaksikan.

Apabila mampu memanfaatkan peluang dengan lebih efektif, Meksiko berpeluang mengamankan kemenangan perdana. El Tri diprediksi mampu memulai perjalanan Piala Dunia dengan hasil positif.

Prediksi Susunan Pemain

Meksiko (4-3-3): Ochoa; Sanchez, Montes, Alvarez, Gallardo; Gutierrez, Fidalgo, Pineda; Alvarado, Jimenez, Quinones.

Pelatih: Javier Aguirre.

Afrika Selatan (4-3-3): Williams; Mudau, Mbokazi, Okon, Modiba; Mbatha, Sithole, Mokoena; Appollis, Foster, Moremi.

Pelatih: Hugo Broos.

Head to Head (4 pertandingan terakhir)

  • 11 Juni 2010: Afrika Selatan 1-1 Meksiko.
  • 8 Juli 2005: Afrika Selatan 2-1 Meksiko.
  • 7 Juni 2000: Meksiko 4-2 Afrika Selatan.
  • 6 Oktober 1993: Meksiko 4-0 Afrika Selatan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....