Deretan Selebrasi Gol Paling Ikonik Sepanjang Sejarah Piala Dunia

  • 25 Mei 2026 15:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Selebrasi Roger Milla di Piala Dunia 1990 menjadi salah satu yang paling ikonik dalam sejarah FIFA.
  • Bebeto, Marco Tardelli, dan Siphiwe Tshabalala juga dikenal lewat selebrasi gol legendaris mereka.
  • Banyak selebrasi di Piala Dunia yang kemudian menjadi simbol budaya sepak bola dunia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Piala Dunia selalu menghadirkan momen emosional yang dikenang penggemar sepak bola dunia. Selain gol-gol bersejarah, selebrasi para pemain juga sering menjadi bagian ikonik dari turnamen FIFA World Cup.

Setiap selebrasi biasanya memiliki cerita dan makna tersendiri bagi pemain maupun negaranya. Tidak sedikit perayaan gol yang kemudian dikenang lintas generasi karena dianggap merepresentasikan semangat dan budaya sepak bola.

Melansir dari FIFA, salah satu selebrasi paling legendaris datang dari Roger Milla pada Piala Dunia 1990. Milla melakukan tarian di dekat tiang sudut lapangan setelah mencetak gol untuk Kamerun.

Selebrasi tarian Roger Milla menjadi sangat populer dan dianggap mengubah budaya selebrasi gol di sepak bola modern. Hingga kini, momen tersebut masih sering dikenang sebagai salah satu perayaan gol paling ikonik di Piala Dunia.

Pada Piala Dunia 1994, Bebeto juga mencuri perhatian lewat selebrasi “mengayun bayi” usai mencetak gol untuk Brasil. Selebrasi itu dilakukan untuk merayakan kelahiran anaknya dan kemudian ditiru banyak pemain di berbagai kompetisi dunia.

Sementara itu, Marco Tardelli menghadirkan salah satu ekspresi emosional paling terkenal di Piala Dunia 1982. Setelah mencetak gol di final melawan Jerman Barat, Tardelli berlari sambil berteriak penuh emosi dengan tangan mengepal.

Di Piala Dunia 2010, gol pembuka Siphiwe Tshabalala untuk Afrika Selatan juga dikenang lewat tarian selebrasi bersama rekan setimnya. FIFA menyebut selebrasi tersebut menjadi simbol kebanggaan Afrika saat pertama kali menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Selebrasi ikonik lainnya datang dari Tim Cahill yang dikenal dengan ritual shadow boxing atau tinju bayangan di dekat tiang sudut lapangan. Perayaan khas Cahill menjadi ciri uniknya setiap kali mencetak gol di turnamen besar.

Dari kawasan Afrika, Asamoah Gyan juga terkenal lewat selebrasi tarian penuh energi setelah mencetak gol di Piala Dunia. Gaya selebrasi tersebut dianggap mencerminkan semangat dan budaya sepak bola Afrika.

Selain selebrasi individu, beberapa ritual tim juga menjadi sorotan di Piala Dunia. Salah satunya adalah tarian bersama pemain Senegal setelah gol kemenangan melawan Prancis pada Piala Dunia 2002.

Selebrasi gol di Piala Dunia kini tidak hanya menjadi bentuk ekspresi pemain setelah mencetak gol. Banyak momen perayaan yang akhirnya menjadi simbol budaya sepak bola dan dikenang sebagai bagian penting dalam sejarah turnamen FIFA.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....