'Jogo Bonito' di Balik Lima Trofi Piala Dunia Timnas Brasil

  • 12 Mei 2026 13:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Timnas Brasil masih memegang rekor kemenangan terbanyak di Piala Dunia yakni lima kali.
  • Jogo Bonito merujuk pada gaya bermain apik yang dimiliki para pemain Timnas Brasil.

RRI.CO.ID, Jakarta – Timnas sepak bola Brasil selalu membawa aura yang berbeda di setiap perhelatan akbar Piala Dunia. Mereka acapkali menjadi simbol kreativitas dan keindahan sepak bola di atas lapangan.

Julukan "Selecao" dan "Canarinho" melekat erat pada warna kuning terang pada jersey mereka. Hingga kini, mereka memegang rekor juara terbanyak sepanjang sejarah turnamen tersebut.

Tak hanya itu, Brasil adalah satu-satunya tim yang selalu tampil di seluruh edisi Piala Dunia. Mereka mendunia lewat istilah "Jogo Bonito", gaya main yang membuahkan lima trofi juara bagi negara tersebut.

Sebutan itu merujuk pada satu pepatah Portugis yang berarti "permainan yang indah". Dalam istilah sepak bola, Jogo Bonito menekankan gaya permainan artistik dan ekspresif yang tidak bisa diajarkan secara taktik.

Hampir setiap pemain Timnas Brasil di Piala Dunia sejak 1970 memiliki keterampilan itu. Membuat permainan mereka terlihat apik dan memanjakan mata penonton.

Gelar pertama lahir di Swedia pada perhelatan akbar tahun 1958 silam. Remaja tujuh belas tahun bernama Pele langsung mengguncang perhatian publik dunia.

Canarinho melumat tuan rumah Swedia dengan skor telak lima berbanding dua. Kemenangan tersebut membuka gerbang dominasi sepak bola di kawasan Amerika Selatan.

Empat tahun kemudian, Brasil kembali merajai dunia di tanah Chile 1962. Teknik individu luar biasa menjadi senjata rahasia untuk menaklukkan lawan mereka.

Generasi emas paling ikonik muncul pada Piala Dunia 1970 di Meksiko. Skuad ini sering dianggap sebagai tim terbaik sepanjang sejarah sepak bola modern.

Pele dan Jairzinho bahu-membahu menghancurkan pertahanan Italia pada partai final. Akhirnya Italia dipaksa menyerah dengan skor telak 4-1.

Penantian panjang kembali juara akhirnya berakhir di Amerika Serikat tahun 1994. Duet Romario dan Bebeto tetap menjadi mimpi buruk bagi rival-rival mereka.

Trofi kelima mendarat saat turnamen digelar di Korea Selatan dan Jepang. Trio maut Ronaldo Nazario, Rivaldo, serta Ronaldinho memimpin kemenangan bersejarah di sana.

Sepasang gol Nazario ke gawang Jerman memastikan Brasil naik podium. Sepasang gol tanpa balas itu mengukuhkan status mereka sebagai di podium tertinggi.

Kini, tongkat estafet kejayaan dipikul oleh Vinicius Junior dan kawan-kawan. Brasil kembali hadir di Piala Dunia 2026 yang akan bergulir di tiga negara tuan rumah mulai 11–19 Juni.

Warisan kejayaan mereka diharapkan kembali mekar di benua Amerika Utara. Apakah Canarinho masih mampu mempertahankan Jogo Bonito kali ini?

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....