Polri Siapkan Pengamanan Nobar Piala Dunia 2026

  • 08 Mei 2026 09:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polri menyiapkan pengamanan ketat menyambut antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026.
  • Pengamanan difokuskan pada lokasi nobar komersial maupun nonkomersial di berbagai daerah.
  • Polri turut mengantisipasi penipuan tiket nobar dan praktik judi bola selama turnamen berlangsung.

RRI.CO.ID, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan pengamanan khusus dalam menyambut tingginya antusiasme Piala Dunia 2026. Pengamanan dilakukan hingga tingkat daerah untuk menjaga ketertiban kegiatan nonton bersama atau nobar.

Hal itu disampaikan Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., pada konferensi pers di TVRI. Ia menegaskan Polri akan melibatkan Polda dan Polres dalam pengamanan di berbagai daerah.

“Polri berkewajiban untuk melakukan pengamanan-pengamanan dalam antusiasme warga. Ini akan kami jadikan suatu referensi dalam perencanaan pengamanan,” ujar Trunoyudo, Kamis, 7 Mei 2026.

Ia juga menyampaikan bahwa Polri akan memperketat pengawasan di lokasi yang berpotensi menimbulkan kepadatan massa. Lokasi tersebut mencakup kegiatan nobar komersial maupun nonkomersial di berbagai wilayah.

Polri juga bekerja sama dengan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026. Kedua pihak telah menyusun langkah pengamanan hingga tingkat daerah.

“Kami akan lebih intens lakukan secara proaktif bersama TVRI untuk menyusun rencana pengamanan sampai ke tingkat daerah. Kami mengimbau, karena ini aspeknya hiburan, untuk kita bersama-sama menjaga kegembiraan, itu kata kuncinya,” kata Trunoyudo.

Polri menilai Piala Dunia dapat memunculkan dampak sosial dan ekonomi di masyarakat. Karena itu, negara harus hadir untuk memberikan rasa aman kepada warga.

Masyarakat juga diminta menjaga ketertiban selama kegiatan nobar berlangsung di berbagai daerah. Penyelenggara, tokoh masyarakat, dan pemengaruh (influencer) olahraga diminta ikut menjaga kondusivitas.

Selain pengamanan keramaian, Polri mengingatkan warga mewaspadai penipuan tiket nobar. Korban penipuan diminta segera melapor kepada pihak kepolisian.

“Penting juga kita jaga, jangan sampai terjadi sesuatu yang merugikan bagi masyarakat umum. Contohnya pembelian tiket komersial, yang karena keterbatasan, kemungkinan menaikkan atau bahkan tidak menutup penipuan,” ujarnya.

Selain itu, Polri turut mengantisipasi praktik judi bola selama Piala Dunia 2026 berlangsung. “Jangan sampai ini menjadi ajang penyimpangan dalam melakukan tindak pidana lainnya yang merugikan,” katanya.

Sebelumnya, TVRI menegaskan akan memberikan lisensi gratis kepada UMKM dan instansi pemerintah untuk menyelenggarakan nobar Piala Dunia. Namun, penyelenggara tetap diwajibkan melakukan pendaftaran resmi melalui situs bolagembira.tvrinews.com.

Direktur Pengembangan dan Usaha TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbojati, mengatakan ini dilakukan agar Piala Dunia dapat dinikmati semua masyarakat. Kami mendorong supaya kegiatan nobar ini bisa dinikmati atau dilakukan semua masyarakat Indonesia,” ujar Retno.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....