Tingkatkan Persaingan Triathlon, FTI Jatim Gelar Coching Clinic
- 13 Jan 2025 15:06 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya : Guna mengembangkan kemampuan para pelatih, Pengprov Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jawa Timur menggelar coaching clinic di Lab Doping Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Coaching clinic yang diikuti 42 pelatih dari 22 Pengcab FTI se-Jatim ini, dikatakan Ketua Pengprov Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jawa Timur, Anastasia Kirana bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan untuk melakukan pembinaan atlet triathlon di daerah.
Menurutnya ini juga akan berdampak untuk munculnya atlet potensial dari daerah, sehingga persaingan meraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Malang Raya 2025 semakin ketat karena atlet yang turun memiliki kemampuan yang merata.
"Saat ini pembinaan atlet di daerah sudah berjalan dengan baik, selain itu para pelatih juga sudah memiliki sertifikat kepelatihan dan mereka akan berupayan untuk melakukan pembinaan atlet untuk meraih juara di Porprov," kata Anastasia Kirana.
Jika kekuatan atle di daerah merata, maka tidak menutupkan kemungkinan persaingan di multievent paling bergengsi di Jatim itu bakal berlangsung ketat.
"Saya sendiri tidak bisa memprediksi kabupaten/kota mana yang meraih juara umum Porprov karena seluruh Pengcab FTI di Jatim memiliki ambisi besar untuk mencetak atlet agar bisa meraih juara Porprov. Ditambah lagi para pelatih di 22 Pengcab itu juga sudah memiliki sertifikat kepelatihan," lanjutnya.
Pemateri coaching clinic kali ini adalah Doni pelatih pelatnas balap sepeda, Fadli pelatih pelatnas yang berhasil mengantarkan Jatim juara umum PON XXI Aceh-Sumut dengan meraih 4 emas, 2 perak perunggu, kemudian Poernomo dari Unesa dan Fikri ahli analis.
Lebih lanjut Anastasia Kirana berharap para pelatih yang sudah mengikuti coching clinic bisa menerapkan ilmunya untuk membina dan melatih atlet itu didaerah masing-masing.
"Selama ini ada beberapa atlet daerah yang bergabung berlatih di Puslatda Jatim. Usai mengikuti coching clinic saya berharap para pelatih bisa melatih para atlet di daerah masing-masing dan mencetak atlet berprestasi," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....