Potensi Wisata Buatan yang Perlu Dikembangkan di Riau

  • 28 Mei 2025 08:59 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru : Pariwisata tidak harus selalu identik dengan alam seperti gunung atau pantai. Objek wisata buatan atau man made tourism juga memiliki daya tarik tersendiri dan berpotensi besar dalam menarik wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

“Wisata itu tidak harus pantai atau gunung. Karena ada yang namanya wisata man made, wisata yang merupakan objek wisata yang dibuat oleh manusia. Ini juga bisa menarik wisatawan dari dalam negeri atau mancanegara,” jelas Alfiandri yang merupakan Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, dalam Dialog Interaktif Pekanbaru Pagi di Programa 1 RRI Pekanbaru, Rabu (28/5/2025).

Objek wisata man made meliputi taman hiburan, museum, tempat rekreasi modern, hingga bangunan bersejarah. Konsep ini menjadi peluang besar untuk dikembangkan di Riau yang selama ini dikenal dengan kekayaan budaya dan potensi wisata alam.

Sementara itu, Ir. Nofrizal, MM, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Riau, menambahkan bahwa pendekatan dalam mengembangkan pariwisata juga perlu memperhatikan karakteristik wilayah. Menurutnya, kultur dan kondisi geografis suatu daerah sangat memengaruhi arah pengembangan pariwisata.

“Kultur wilayah juga mempengaruhi, jadi kita tidak bisa membandingkan wilayah kita dengan yang lain. Riau dengan sumbar berbeda. Daerah yang panas, tentunya kultur wisatanya berbeda. Jadi ini harus kita pelajari bersama, untuk meningkatkan Pariwisata di Riau. Yang paling penting itu support, dan perkembangan bisnis. Sektor wisata selalu berhubungan dengan sektor bisnis, sehingga infrastruktur juga diperhatikan,” jelas Nofrizal.

Hal ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pertumbuhan wisata buatan di Riau, sekaligus memperkuat daya tarik provinsi ini sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....