Pemko Pekanbaru Apresiasi Peluang UMKM Riau Masuk Pasar Ritel Modern

  • 07 Okt 2026 09:24 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru mengapresiasi langkah PT Indomarco Prismatama atau Indomaret yang membuka peluang bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Riau untuk dipasarkan melalui jaringan ritel modern. Program tersebut dinilai dapat membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan proses kurasi menjadi tahapan penting bagi pelaku UMKM sebelum produknya dapat masuk ke gerai Indomaret. Melalui proses tersebut, produk akan dinilai berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh pihak ritel.

"Kegiatan kurasi menjadi pintu masuk bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar. Produk yang memenuhi standar setelah melalui proses kurasi berpeluang dipasarkan melalui jaringan ritel Indomaret," kata Markarius, Selasa 6 Oktober 2026.

Ia menjelaskan kurasi dilakukan untuk menyesuaikan produk UMKM dengan kebutuhan pasar ritel modern. Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi kualitas produk, kemasan, harga, hingga kelayakan pemasaran.

"Tentunya, ada standar yang harus dipenuhi, seperti standar produk, kemasan, harga, dan lain-lain," jelas Markarius.

Dalam program tersebut, sekitar 50 pelaku UMKM mengikuti proses kurasi produk. UMKM yang dinyatakan memenuhi persyaratan dapat melanjutkan kerja sama dengan Indomaret, sementara produk yang belum memenuhi standar akan mendapatkan evaluasi dan pendampingan agar lebih siap masuk pasar ritel.

Pemko Pekanbaru menilai kesempatan masuk ke jaringan ritel modern menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal. Pemerintah daerah juga akan terus mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Manager Development Indomaret Pekanbaru, Yulianto, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM. Ia menilai produk asal Riau memiliki potensi besar dari sisi kreativitas, kualitas, serta karakteristik produk yang khas.

"Kami percaya bahwa produk-produk Riau memiliki potensi besar, kreativitas yang tinggi, kualitas rasa yang khas, serta daya saing yang tidak kalah dengan produk skala nasional," ujar Yulianto.

Namun, Yulianto menegaskan pelaku UMKM tetap perlu memenuhi standar tertentu agar produk dapat diterima dan bertahan di pasar ritel modern. Menurutnya, proses standardisasi menjadi bagian penting untuk memastikan produk mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara berkelanjutan.

"Kami juga memahami bahwa untuk menembus pasar ritel modern dan menjangkau konsumen yang lebih luas, diperlukan adanya standardisasi," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....