DPRD Riau Soroti Jalan Ujung Batu–Batas Sumbar, Minta Perbaikan Segera Dilakukan
- 02 Okt 2026 10:52 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kondisi ruas jalan provinsi Ujung Batu–batas Sumatera Barat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali menjadi perhatian. Sejumlah titik kerusakan yang terdapat di jalur tersebut dinilai sudah cukup parah dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan apabila tidak segera ditangani.
Ketua Komisi II DPRD Riau, Adam Syafaat, meminta Pemerintah Provinsi Riau melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan perbaikan, khususnya pada titik-titik yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap keselamatan pengendara.
"Mohon perbaikan PU Provinsi, jalan provinsi ruas Ujung Batu-batas Sumbar banyak sekali titik yang membahayakan pengguna jalan," ujar Adam Syafaat, Kamis 1 Oktober 2026.
Menurutnya, pemerintah perlu melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memetakan tingkat kerusakan jalan dan menentukan lokasi yang harus menjadi prioritas penanganan. Langkah tersebut dinilai penting agar perbaikan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan efektif.
Adam menjelaskan bahwa ruas Ujung Batu–batas Sumbar merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Rokan Hulu dengan wilayah Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Selain digunakan masyarakat untuk mobilitas sehari-hari, jalur ini juga berperan penting dalam mendukung distribusi barang dan aktivitas ekonomi antarwilayah.
Karena memiliki fungsi vital, kerusakan jalan yang terus dibiarkan dikhawatirkan akan berdampak pada keselamatan pengguna jalan serta menghambat kelancaran arus transportasi dan perekonomian masyarakat.
Ia menegaskan bahwa upaya perbaikan tidak seharusnya menunggu hingga terjadi kecelakaan atau korban jiwa akibat kondisi jalan yang rusak. "Jangan sampai menunggu terjadi korban baru jalan diperbaiki. Titik-titik yang membahayakan pengguna jalan harus menjadi perhatian dan segera ditangani," ujarnya.
Selain perbaikan permanen, Adam juga mendorong pemerintah untuk melakukan langkah-langkah mitigasi sementara pada lokasi yang dianggap paling berisiko. Salah satunya dengan memasang rambu-rambu atau tanda peringatan agar pengendara dapat lebih waspada saat melintasi area yang mengalami kerusakan.
Ia mengaku akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar penanganan ruas jalan tersebut dapat segera direalisasikan. "Saya juga akan segera koordinasikan dengan dinas agar bisa ditangani," katanya.
Adam berharap Pemerintah Provinsi Riau tidak hanya fokus pada perbaikan setelah kerusakan semakin parah, tetapi juga melakukan pemetaan dan pemantauan rutin terhadap titik-titik rawan di sepanjang ruas jalan Ujung Batu–batas Sumbar guna mencegah risiko yang lebih besar di kemudian hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....