Operasi Pasar Murah Riau Digelar di Enam Lokasi

  • 21 Sep 2026 09:55 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau kembali memperluas pelaksanaan operasi pasar murah untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Kegiatan yang dikoordinasikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah tersebut memasuki pelaksanaan ke-175 sepanjang tahun 2026.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah kali ini digelar di enam titik yang tersebar di Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Siak.

"Hari ini masuk pada operasi pasar murah ke-175 yang telah kita gelar sepanjang 2026. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat," ujar Tetty, Senin 21 September 2026.

Pada Senin, operasi pasar murah berlangsung di dua lokasi, yakni Halaman Kantor Lurah Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, serta Madrasah Syekh Oesman Syahabuddin Al Kholidi Naqsabandi, Jalan Madrasah Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir.

Selanjutnya, Selasa 22 September, kegiatan digelar di Halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Pada Rabu 23 September, operasi pasar berpindah ke Halaman Kantor Lurah Minas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

Kemudian Kamis 24 September, operasi pasar murah dilaksanakan di Halaman Dinas Peternakan Provinsi Riau, Jalan Pattimura, bertepatan dengan kegiatan Bulan Bhakti Peternakan. Sementara lokasi terakhir pada Jumat 25 September berada di Lapangan Voli Jalan Paus, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai.

Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dengan harga yang telah ditetapkan. Beras SPHP dijual Rp60 ribu per lima kilogram, sedangkan beras Anak Daro dan Sokan Rp169 ribu per 10 kilogram atau Rp84.500 per lima kilogram.

Untuk komoditas lainnya, gula pasir dipatok Rp18 ribu per kilogram dan minyak goreng Minyakita Rp15.500 per bungkus. Sementara garam Krista dijual Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram dan telur Rp49 ribu per papan.

Tetty mengimbau masyarakat yang berbelanja agar mengikuti antrean dengan tertib dan datang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Masyarakat juga diminta membawa kantong belanja dari rumah untuk mengurangi penggunaan plastik.

" Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik dan pakai masker jika kualitas udara tidak baik," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....