Kabut Asap Masih Menyelimuti Pekanbaru, Udara Sangat Tidak Sehat
- 17 Sep 2026 12:53 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kabut asap masih menyelimuti Kota Pekanbaru pada Kamis pagi, 17 September 2026. Kondisi tersebut membuat kualitas udara kembali berada pada kategori sangat tidak sehat, dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 142,5 mikrogram per meter kubik.
Berdasarkan pemantauan kualitas udara, konsentrasi PM2.5 sempat berada pada kisaran 155 hingga 226 µg/m³ sejak tengah malam hingga sekitar pukul 06.00 WIB. Selain itu, konsentrasi PM10 tercatat 211,4 µg/m³, O3 30,8 µg/m³, NO2 22,5 µg/m³ dan SO2 14,1 µg/m³.
Kondisi tersebut sejalan dengan prakiraan BMKG yang menyebut udara Pekanbaru berpotensi kabur akibat asap. Kondisi udara kabur diperkirakan terjadi mulai pagi dan berlanjut hingga siang, sore, malam, serta dini hari.
| Baca juga: Kabut Asap, PJJ Rohul Diperpanjang |
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, mengatakan sejumlah wilayah Riau masih memiliki peluang hujan. Hujan ringan diprakirakan turun pada siang hingga sore hari di Kepulauan Meranti, Pelalawan, Bengkalis, Siak dan Rokan Hulu.
Sementara pada malam hingga dini hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Bengkalis, Rokan Hilir dan Kota Dumai. BMKG juga memberikan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Bengkalis.
"BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Bengkalis pada malam hingga dini hari," ungkap Bella.
| Baca juga: Asap Berpotensi Ganggu Jarak Pandang Riau |
Kondisi udara yang memburuk turut berdampak pada aktivitas pendidikan di Pekanbaru. Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ bagi siswa SMA dan SMK sederajat di Kota Pekanbaru selama tiga hari, hingga Jumat, 18 September 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan pembelajaran tatap muka direncanakan kembali pada Senin dengan tetap melihat perkembangan kualitas udara.
"Berlaku tiga hari. Mulai hari ini sampai Jumat. Jadi anak-anak SMA sederajat di Pekanbaru akan kembali sekolah tatap muka pada Senin mendatang, dengan tetap melihat perkembangan kualitas udara," kata Erisman.
Untuk kabupaten dan kota lainnya, penerapan PJJ disesuaikan dengan kondisi udara di masing-masing wilayah. Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Gubernur Riau Nomor 100.3.4/17/SETDA/2026 serta data kualitas udara dari lembaga terkait.
Dinas Pendidikan Riau juga mengimbau sekolah yang masih melaksanakan pembelajaran tatap muka agar meminta peserta didik menggunakan masker. Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kualitas udara dan membatasi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada pada kategori sangat tidak sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....