DPRD Riau Minta Pemerintah Perketat Pemantauan Udara, Anak Sekolah Jadi Perhatian
- 17 Sep 2026 08:45 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kondisi kualitas udara di Provinsi Riau yang masih mengalami ketidakstabilan mendapat perhatian dari DPRD Riau. Pemerintah daerah diminta meningkatkan pengawasan, terutama terhadap kelompok rentan seperti anak-anak yang setiap hari mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau, Abdul Kasim, mendorong pemerintah provinsi, kabupaten, hingga kota agar lebih aktif memantau dampak kondisi udara terhadap kesehatan masyarakat. Ia menilai perhatian khusus perlu diberikan kepada pelajar mengingat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menunjukkan angka yang tinggi.
"Kita berharap seluruh pemerintah, baik provinsi, kabupaten, maupun kota, dapat memantau kondisi udara, khususnya bagi anak-anak yang sedang melaksanakan pendidikan. Data yang kita terima menunjukkan kasus ISPA masih cukup tinggi," ujar Abdul Kasim, Kamis 17 September 2026.
Menurutnya, peningkatan kasus ISPA harus menjadi perhatian bersama. Ia meminta Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengambil langkah aktif dengan memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait upaya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang belum membaik.
Abdul Kasim juga berharap Dinas Kesehatan dapat berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan, agar langkah pencegahan dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun fasilitas pendidikan lainnya.
"Kita harapkan Dinas Kesehatan terus memantau situasi ini dan memberikan masukan kepada dinas terkait, termasuk Dinas Pendidikan, agar dapat diteruskan ke seluruh sekolah di Riau," jelasnya.
Selain pemantauan kualitas udara, politisi PKS tersebut meminta pemerintah melakukan pengecekan langsung terhadap masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan. Langkah tersebut dapat dilakukan melalui puskesmas, rumah sakit pemerintah, maupun fasilitas kesehatan swasta.
"Kita minta pemantauan terhadap warga yang terkena ISPA juga dilakukan secara langsung. Pemerintah perlu turun ke masyarakat, puskesmas, dan rumah sakit untuk melihat perkembangan kasus ini," tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, Abdul Kasim turut mendorong pemerintah menyediakan dukungan kesehatan bagi masyarakat, mulai dari edukasi, pemberian vitamin, hingga memastikan ketersediaan masker.
Ia berharap langkah antisipasi tersebut dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kondisi udara yang kurang stabil serta melindungi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....