Kesiapsiagaan Karhutla, Posko Kecamatan dan Desa di Kuansing Diaktifkan
- 16 Sep 2026 10:47 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Teluk Kuantan — Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Muklisin menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah, camat hingga kepala desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Instruksi tersebut disampaikan H. Muklisin saat memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kuansing, di Ruang Rapat PLT Bupati Kuansing, Selasa 15 September 2026.
Dalam rapat tersebut, PLT Bupati menegaskan pentingnya mengaktifkan Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di seluruh wilayah sebagai langkah antisipasi sekaligus mempercepat koordinasi apabila ditemukan titik api atau potensi kebakaran.
Didampingi jajaran Forkopimda, H. Muklisin meminta seluruh stakeholder memperkuat koordinasi, terutama di tingkat kecamatan dan desa. Upaya pencegahan, menurutnya, tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. “Koordinasi harus ditingkatkan oleh seluruh stakeholder, terutama camat dan kepala desa. Masyarakat setempat juga harus dilibatkan, karena pencegahan Karhutla membutuhkan kerja sama kita semua,” kata H. Muklisin.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, mengingat kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. “Api kecil bisa menjadi pemicu kebakaran yang lebih besar,” ujarnya.
Selain memperkuat langkah pencegahan dan penanganan Karhutla, PLT Bupati juga menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan diminta mempersiapkan langkah antisipasi, termasuk melakukan pembagian masker kepada masyarakat apabila kondisi udara mulai terdampak kabut asap.
| Baca juga: Diskes Riau Salurkan 102 Ribu Masker |
Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi hingga tingkat kecamatan dan desa dalam menghadapi potensi Karhutla.
Ia meminta para camat berkoordinasi dengan unsur TNI dan Polri, khususnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas, dalam melakukan pemantauan, pencegahan serta penanganan apabila ditemukan potensi kebakaran.
“Camat harus berkolaborasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kita bersama-sama melakukan pencegahan, pemantauan dan penanganan apabila ditemukan potensi Karhutla,” kata Kapolres.
| Baca juga: Pemkab Kampar Perkuat Penanganan Karhutla |
Kapolres juga menyampaikan adanya program Green Policing melalui Kapolda Riau sebagai bagian dari upaya pencegahan Karhutla sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, penanganan Karhutla tidak cukup hanya dengan melakukan pemadaman ketika api muncul. Upaya pemulihan lingkungan juga perlu dilakukan setelah kondisi memungkinkan.
“Setelah hujan dan kondisi memungkinkan, kawasan yang terdampak Karhutla juga perlu dilakukan penghijauan kembali,” ujarnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memulihkan kawasan terdampak sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Kuantan Singingi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....