Cegah Radikalisme, PLN UID RKR Perkuat Kewaspadaan Pegawai

  • 15 Sep 2026 21:26 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UID RKR) memperkuat kewaspadaan pegawai terhadap potensi penyebaran paham radikal dan terorisme. Langkah ini dilakukan melalui Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal Terorisme di Ruang Rapat Bintan, Kantor PLN UID RKR, Selasa 15 September 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kanit Intelkam Polresta Pekanbaru, AKP Putra Adin Merdeka sebagai pemateri. Sosialisasi diikuti jajaran pegawai PLN UID RKR sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, harmonis, dan kondusif.

General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, mengatakan pencegahan paham radikal tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh elemen, termasuk insan PLN.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan seluruh insan PLN agar mampu mengenali potensi penyebaran paham radikal sejak dini. Mari bersama menciptakan lingkungan kerja yang aman, harmonis, dan menjunjung nilai-nilai kebangsaan,” ujar Didik.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial juga perlu diikuti dengan sikap kritis dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Pegawai diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Sementara itu, AKP Putra Adin Merdeka menjelaskan, pencegahan dapat dimulai dari lingkungan terdekat dan kesadaran setiap individu. Salah satunya dengan meningkatkan literasi informasi serta mengenali narasi yang berpotensi mengarah pada intoleransi dan kekerasan.

“Pencegahan dapat dimulai dari diri sendiri dengan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi serta mengenali narasi yang mengarah pada intoleransi dan kekerasan,” jelas Putra.

Ia juga mengajak pegawai PLN untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Jika menemukan indikasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, informasi tersebut diharapkan disampaikan melalui jalur yang tepat.

Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Para peserta mendapat kesempatan menggali lebih jauh mengenai karakteristik paham radikal, potensi penyebarannya, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah pengaruh tersebut.

PLN UID RKR berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan kerja yang aman sekaligus memperkuat nilai kebangsaan di tengah perkembangan informasi digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....