Operasi Pasar Murah Riau Digelar di Lima Lokasi
- 14 Sep 2026 09:49 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan bahan pokok tetap tersedia terus dilakukan Pemerintah Provinsi Riau. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID bersama PT Riau Pangan Bertuah, operasi pasar murah kembali digelar di sejumlah wilayah sepanjang pekan ini.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah yang digelar Senin 14 September 2026 merupakan pelaksanaan ke-170 sepanjang tahun ini. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.
| Baca juga: Operasi Pasar Murah Sasar Lima Lokasi |
"Hari ini masuk pada operasi pasar murah ke-170 yang telah kita gelar sepanjang 2026. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat," kata Tetty, Senin 14 September 2026.
Tetty menjelaskan, selama pekan ini operasi pasar murah akan menyambangi lima lokasi di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Kegiatan diawali di Halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Senin 14 September. Selanjutnya, Selasa 15 September kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Desa Pandau Jaya, Kabupaten Kampar.
Operasi pasar kemudian kembali digelar di Pekanbaru, yakni Rabu 16 September di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, dan Kamis 17 September di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani. Sementara lokasi terakhir pada Jumat 18 September berada di Halaman Kantor Lurah Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur.
Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dengan harga yang lebih terjangkau. Beras SPHP dijual Rp60 ribu untuk kemasan lima kilogram, sedangkan beras Anak Daro dan Sokan Rp169 ribu per sepuluh kilogram atau Rp84.500 untuk kemasan lima kilogram. Gula pasir tersedia Rp18 ribu per kilogram dan Minyakita Rp15.500 per bungkus.
Selain itu, masyarakat juga dapat membeli garam Krista Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram, serta telur dengan harga Rp49 ribu per papan. Tetty mengimbau masyarakat yang datang untuk mengikuti aturan selama kegiatan berlangsung.
"Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....