Stok Cabai Terbatas Picu Kenaikan Harga sementara Harga Ayam Mulai Turun

  • 09 Sep 2026 13:47 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Harga sejumlah kebutuhan pangan di pasar Kota Pekanbaru mengalami perubahan dalam beberapa waktu terakhir. Pedagang menyebut kenaikan harga cabai terjadi akibat pasokan yang terbatas, sementara harga ayam mengalami penurunan tipis di tengah melemahnya daya beli masyarakat.

Kondisi harga cabai yang meningkat juga sejalan dengan pemantauan harga pangan di Pekanbaru yang menunjukkan adanya pergerakan harga pada komoditas tersebut. Jonson, salah seorang pedagang cabai di Pasar Pahlawan Kerja Pekanbaru, mengatakan harga cabai mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan pekan sebelumnya.

Ia menyebut, cabai Bukit saat ini dijual sekitar Rp60.000 per kilogram. Padahal, pada minggu sebelumnya harga masih berada di kisaran Rp40.000 per kilogram.

“Cabai Bukit sekarang Rp60 ribu per kilo, minggu lalu masih Rp40 ribu. Kalau cabai Medan sekarang sekitar Rp50 ribu, sebelumnya Rp35 ribu,” ujar Jonson pada Rabu 9 September 2026.

Selain cabai merah, harga cabai rawit juga mengalami peningkatan. Menurut Jonson, cabai rawit Bukit kini mencapai Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit Jawa berada di kisaran Rp60.000 per kilogram.

Ia menjelaskan, kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh jumlah stok yang semakin terbatas. Menurutnya, ketika pasokan cabai berkurang, harga di tingkat pedagang otomatis ikut naik.

“Stoknya sedikit, makanya mahal. Kalau kemarin waktu banjir, harga cabai sempat murah karena barang banyak masuk,” katanya.

Sementara itu, pedagang ayam di Pekanbaru, Wiranto, menyampaikan harga ayam saat ini cenderung mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Untuk ayam ukuran besar dijual sekitar Rp37.000 per kilogram, ayam ukuran tanggung Rp38.000 per kilogram, dan ayam kecil Rp40.000 per kilogram.

Menurut Wiranto, sebelumnya harga ayam besar masih berada di angka Rp39.000 per kilogram. Penurunan harga tersebut diduga berkaitan dengan menurunnya kemampuan belanja masyarakat.

“Kalau harga turun sedikit, sebelumnya ayam besar Rp39.000 Mungkin karena daya beli masyarakat sudah berkurang,” ujarnya.

Meski harga ayam turun, Wiranto menyebut ketersediaan ayam di pasaran saat ini tidak sebanyak sebelumnya. Pedagang juga mengalami kesulitan mendapatkan pasokan ayam dalam jumlah besar.

“Kalau stok ayam memang terbatas. Tidak seperti dulu, sekarang mencari ayam juga agak sulit,” jelasnya.

Para pedagang berharap kondisi pasokan kembali stabil agar harga kebutuhan pangan di pasar tidak mengalami lonjakan yang terlalu tinggi dan tetap terjangkau bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....